Seorang wingman (atau wingmate) adalah pilot dari pesawat sekunder yang memberikan dukungan atau perlindungan kepada pesawat utama dalam situasi berbahaya, biasanya dengan terbang dalam formasi di sisi dan sedikit di belakang pesawat utama. Istilah ini kadang digunakan untuk merujuk pada pesawat sekunder itu sendiri, terutama jika berupa kendaraan udara tak berawak (UAV) dan bukan pesawat yang dikendalikan manusia.
Menurut Angkatan Udara Amerika Serikat,
Definisi militer tradisional dari "Wingman" merujuk pada pola terbang jet tempur. Selalu ada pesawat utama dan satu lagi yang terbang di sisi kanan sayap serta di belakang pesawat utama. Pilot kedua ini disebut "Wingman" karena tugas utamanya melindungi pesawat utama dengan "mengawasi bagian belakangnya."[1]
Deskripsi
Peran seorang wingman adalah mendukung pertempuran udara dengan membuat penerbangan lebih aman dan lebih efektif: meningkatkan kesadaran situasional, menambah daya tembak, serta memungkinkan taktik yang lebih dinamis.[butuh rujukan]
Asal-usul
Konsep wingman hampir setua penerbangan tempur itu sendiri. Pada 9 Agustus 1915, Oswald Boelcke sudah bertindak sebagai wingman ketika ia menembak jatuh sebuah pesawat Prancis yang mengejar Max Immelmann.[2]
Kolonel Robert Smith memberikan deskripsi mendetail mengenai tugas dan peran wingman selama Perang Korea. Salah satu tanggung jawab utama seorang wingman adalah tetap dekat dengan pemimpin formasi udara dan memperingatkan pemimpin terhadap ancaman langsung, meskipun harus mengorbankan perlindungan timbal balik. Smith menjelaskan bahwa tanggung jawab tersebut saling bertentangan: tidak boleh kehilangan pemimpin berarti wingman harus mengawasi bagian depan, sementara memperingatkan pemimpin tentang ancaman berarti fokus pada bagian belakang. Untuk melindungi pemimpin, wingman harus terus bereaksi sesuai kondisi sekitar dan pergerakan. Smith juga menggambarkan kesulitan terbang dalam kondisi visibilitas rendah serta dampaknya terhadap persepsi manusia, terutama terkait bahaya terpisah dari pemimpin formasi. Menurut Smith, wingman diharapkan tetap bersama pemimpin, bahkan jika harus mengorbankan peluang menembak yang mudah.[3]
Referensi
- ↑ Air Force Reserve
- ↑ Werner (2009), hlm. 144-145.
- ↑ "Bob Smith (1928–2010)". nf104.com. Diakses tanggal 14 April 2012.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Bacaan lebih lanjut
- Werner, Johannes (2009). Knight of Germany : Oswald Boelcke German ace. Havertown, Pa.: Casemate. ISBN 978-1-61200-043-5. OCLC 783210892.
Pranala luar
- "I am a wingman" article at United States Air Force Medical Service (archive)
- "What makes a wingman?" article at United States Air Force (archive)