Rabu, 21 Oktober 2026
09:01 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Anggur Jepang

Anggur Jepang

Bagikan:
330px-Katsunuma_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ladang anggur di Kōshū, Yamanashi, Jepang

Meskipun budaya anggur dan penanaman anggur untuk konsumsi anggur memiliki sejarah panjang di Jepang, wine domestik hany menggunakan anggur produksi lokal baru benar-benar dimulai dengan adopsi budaya Barat pada restorasi Meiji pada paruh kedua abad ke-19.

Menurut data dari Asosiasi Winery Jepang, sekitar 365,000 kiloliter wine terdapat di Jepang pada 2013 diman dua pertiganya adalah wine impor. Dari 110,000 kiloliter, wine produksi domestik hanya seperempatnya, atau 26,400 kiloliter, datang dari pertumbuhan domestik dan anggur-anggur yang dipanen.[1]

Kawasan utama untuk pembuatan wine di Jepang adalah di Prefektur Yamanashi yang meliputi 40% produksi domestik,[2] meskipun anggur ditanam dan wine juga diproduksi dalam kuantitas yang lebih terbatas oleh para petani anggur dari Hokkaido di Utara sampai Prefektur Miyazaki di pulau selatan Kyushu.

Sejarah

Sejarah Awal

Legenda menyatakan bahwa anggur mulai ditanam di Jepang pada 718 Masehi, di Katsunuma, Prefektur Yamanashi.[3] Konsumsi wine mulai giat didokumentasikan di Jepang pada abad ke-16, dengan kedatangan misionaris Yesuit dari Portugal.[3] Santo Fransiskus Xaverius membawa wine sebagai hadiah untuk para penguasa feodal Kyūshū, dan misionaris lainnya melanjutkan praktik ini, membuat para penduduk lokal menyukai rasa dari wine dan giat mengimpornya.[3] Wine-wine tersebut disebut wine Portugis chintashu (珍陀酒), yang mengkombikasikan kata Portugis tinto (chinta dalam bahasa Jepang) yang artinya merah dan shu (酒) yang artinya cairan.[3]

Kawasan produsen wine besar di Jepang

Di Jepang, kawasan-kawasan utama untuk produksi wine adalah Prefektur Hokkaidō dan Yamanashi. Di Hokkaidō, kota Ikeda memulihkan ekonomi dari kebangkrutan negara dengan perencanaan regional melalui penanaman anggur dan produksi wine

Pada masa-masa terkini, Prefektur Aichi juga merupakan produsen besar wine.

Referensi

  1. ↑ Hayashi, Yuichi (8 Juni 2015). "Japan Considers Label Changes to Promote 'Japan wines'" (PDF). GAIN Report. JA 5020. USDA Foreign Agricultural Service: 2. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2017-02-16. Diakses tanggal 2 Februari 2016.
  2. ↑ Yamanashi Prefecture Government Local products
  3. 1 2 3 4 Robinson, Jancis (1999). The Oxford Companion to Wine. Oxford University Press. hlm. 377–380. ISBN 0-19-866236-X.

Pranala luar

Templat:Wine

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan