Minggu, 27 September 2026
17:03 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Window shopping

Window shopping

kegiatan yang dilakukan konsumen saat melihat-lihat barang-barang di sebuah toko sebagai bentuk hiburan atau perilaku pencarian tanpa niat untuk membeli pada saat itu

250px-Window_shopping_picture_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seorang wanita belanja-jendela

Belanja etalase (bahasa Inggris: window shopping) atau dalam budaya populer kerap disebut rojali (lakuran dari rombongan jarang beli) dan rohana (rombongan hanya nanya)[1], mengacu pada aktivitas di mana konsumen menelusuri atau memeriksa barang dagangan toko sebagai bentuk waktu luang atau perilaku pencarian eksternal tanpa niat untuk membeli saat ini. Bergantung pada individu, belanja-jendela bisa menjadi hobi atau digunakan untuk mendapatkan informasi tentang perkembangan produk, perbedaan merek, atau harga jual.[2]

Perkembangan belanja-jendela sebagai bentuk rekreasi sangat terkait dengan kebangkitan kelas menengah di Eropa abad ke-17 dan ke-18. Kaca dan jendela adalah fitur utama dari pusat perbelanjaan besar yang tersebar di seluruh Eropa sejak akhir abad ke-18. Kegiatan keliling sambil lihat-lihat di sekitar pusat perbelanjaan ini menjadi hiburan abad ke-19 yang populer bagi kelas menengah yang baru muncul.

Belanja etalase daring

Ada beberapa tipe pelanggan yang menghabiskan banyak waktu di pasar daring tetapi tidak pernah membeli apapun atau bahkan memiliki niat untuk membeli dan karena tidak ada "biaya transportasi" yang diperlukan untuk mengunjungi situs toko daring, jauh lebih mudah daripada mengunjungi toko tradisional [3] Kelompok pelanggan online ini disebut "pembeli jendela-elektronik", karena mereka sebagian besar didorong oleh rangsangan dan hanya termotivasi untuk menjelajahi internet dengan mengunjungi situs belanja yang menarik. Pembelanja daring ini muncul sebagai pembeli penasaran yang hanya tertarik untuk melihat apa yang ada di luar sana daripada mencoba bernegosiasi untuk mendapatkan harga serendah mungkin.[4] Pembelanja jendela daring ini menggunakan berita dan gambar produk untuk mencari pengalaman hedonis serta tetap mengikuti perkembangan status industri dan tren baru. [3]

Referensi

  1. ↑ Agency, ANTARA News. "Apa itu Rojali dan Rohana? Istilah yang viral & jadi sorotan di medsos - ANTARA News Bangka Belitung". Antara News. Diakses tanggal 2026-08-14.
  2. ↑ Bloch, P.; Richins, M. (1983). "Shopping without purchase: An investigation of consumer browsing behaviour". Dalam Bagozzi, R; Tybout, A (ed.). Advances in consumer. Vol. 11. Provo, UT: Association for consumer research. hlm. 389–393.
  3. 1 2 Liu, Fang; Wang, Rong; Zhang, Ping; and Zuo, Meiyun, "A Typology of Online Window Shopping Consumers" (2012). PACIS 2012 Proceedings. Paper 128.
  4. ↑ Ganesh, J.; Reynolds, K.E.; Luckett, M.; Pomirleanu, N. (2010). "Online shopper motivations, and e-store attributes: An examination of online patronage behavior and shopper typologies". hlm. 106–115.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan