Sabtu, 17 Oktober 2026
12:15 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Willy Lasut

Willy Lasut

Pahlawan Revolusi Kemerdekaan

Bagikan:
Ini adalah nama Minahasa, marganya adalah Lasut.
Willy Lasut
250px-Willy_Lasut%2C_Governor_of_North_Sulawesi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gubernur Sulawesi Utara Ke-6
Masa jabatan
21 Juni 1978 –20 Oktober 1979
PresidenSoeharto
PendahuluHein Victor Worang
PenggantiErman Harirustaman (Pj.)
G.H. Mantik
Informasi pribadi
Lahir(1926-01-28)28 Januari 1926
Meninggal4 April 2003(2003-04-04) (umur 77)
Karier militer
Pihak Indonesia
Dinas/cabang40px-Insignia_of_the_Indonesian_Army.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail TNI Angkatan Darat
Pangkat40px-20-TNI_Army-MG.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Mayor Jenderal

Mayor Jenderal TNI (Purn.) Willy Ghayus Alexander Lasut (28 Januari 1926 – 4 April 2003),[1]: 175  adalah mantan perwira TNI dan mantan gubernur Sulawesi Utara. Kakaknya adalah Pahlawan Nasional Arie Lasut.

Karier Gubernur Sulawesi Utara

Dia hanya menjabat sebagai gubernur selama 16 bulan karena diberhentikan secara mendadak.[2]: 28  Pemberhentiannya tidak diberikan alasan, tetapi selama masa jabatannya sebagai gubernur, banyak keputusan yang diambil oleh Lasut bertentangan dengan pemerintah pusat.[3]: 126  Dia menetapkan harga cengkih sampai Rp. 17,500.[4]: 50  Dengan harga ini, rakyat produsen cengkih menjadi lebih sejahtera, tetapi tindakan ini dikecam oleh pihak-pihak yang mendapat "dividen" dari penjualan cengkih.[2]: 29  Lasut menolak untuk mengundurkan diri dan bahkan menolak untuk mengikuti acara serah terima jabatan dengan pejabat yang baru.[5]

Kematian

Willy Lasut wafat pada tanggal 4 April 2003 dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata.[6]

Referensi

  1. ↑ Bachtiar, Harsya (1988). Siapa Dia?: Perwira Tinggi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD). Jakarta: Djambatan.
  2. 1 2 Jenkins, David (November 9, 1979). "The Broom that Swept Too Clean" [Sapu yang Menyapu Terlalu Bersih]. Far Eastern Economic Review (dalam bahasa Inggris).{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Bunte, Marco; Ufen, Andreas (2008). Democratization in Post-Suharto Indonesia [Pendemokarisan di Indonesia Pasca Suharto] (dalam bahasa Inggris). Routledge.
  4. ↑ Topatimasang, Roem; EA, Puthut; Ary, Hasriadi (2010). KRETEK: Kajian Ekonomi & Budaya 4 Kota. Indonesia Berdikari dan Spasimedia.
  5. ↑ "Peluk Cium Buat yang Pergi". TEMPO. Oktober 27, 1979.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "Daftar Makam Tahun 2002-2004". Direktorat Kepahlawanan, Keperintisan, dan Kesetiakawanan Sosial. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2013-10-15. Diakses tanggal 7 Januari 2022.
Jabatan politik
Didahului oleh:
Hein Victor Worang
Gubernur Sulawesi Utara
1978–1979
Diteruskan oleh:
Gustaf Hendrik Mantik
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan