Rabu, 28 Oktober 2026
17:06 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
William si Singa

William si Singa

Raja Skotlandia dari tahun 1165 sampai 1214

Bagikan:
William si Singa
250px-William_I%2C_King_of_Scots_%28seal_01%29.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Segel William si Singa
Raja Skotlandia
Berkuasa9 Desember 1165 – 4 Desember 1214
Penobatan24 Desember 1165
PendahuluMalcolm IV
PenerusAlexander II
LahirSekitar tahun 1143
Meninggal4 Desember 1214 (aged 71)
Stirling
Pemakaman
AyahHenry dari Skotlandia
IbuAda de Warenne
PasanganErmengarde de Beaumont
KeturunanMargaret, Countess of Kent
Isabella, Countess of Norfolk
Alexander II dari Skotlandia
Marjorie
WangsaWangsa Dunkeld

William si Singa (Gaelik Abad Pertengahan: Uilliam mac Eanric (artinya William, putra Henry); Gaelik Modern: Uilleam mac Eanraig), yang terkadang disebut William I, juga dikenal dengan julukannya Garbh, "the Rough",[1] (s. 1143 – 4 Desember 1214) memerintah sebagai Raja Skotlandia dari 1165 sampai 1214. Ia memiliki masa jabatan terlama kedua dalam sejarah Skotlandia sebelum Act of Union dengan Inggris pada 1707. James VI (memerintah 1567–1625) memiliki masa pemerintahan terlama.

Catatan

  1. ↑ Uilleam Garbh; e.g. Annals of Ulster, s.a. 1214.6; Annals of Loch Cé, s.a. 1213.10.

Sumber

  • Ashley, Mike. Mammoth Book of British Kings and Queens. 1998.
  • Magnusson, Magnus. Scotland: Story of a Nation. 2001.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai William I of Scotland.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan