Selasa, 03 November 2026
10:08 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
William Wohlforth

William Wohlforth

Bagikan:
250px-William_Wohlforth_02.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
William Wohlforth

William Curti Wohlforth (lahir 1959) adalah Dosen Pemerintaan Daniel Webster di Departemen Pemerintahan Dartmouth College. Ia menjabat sebagai ketua departemen selama tiga tahun (2006-2009). Ia merupakan penulis Elusive Balance: Power and Perceptions during the Cold War (Cornell, 1993) serta penyunting Witnesses to the End of the Cold War (Johns Hopkins, 1996) dan Cold War Endgame: Oral History, Analysis, and Debates (Penn State, 2003). Pada tahun 1999, Wohlforth menerbitkan sebuah artikel[1] yang mempertanyakan pengetahuan masyarakat waktu itu bahwa supremasi Amerika Serikat pasca-Perang Dingin tidak akan bertahan lama.

Ia merupakan peneliti beraliran realisme neoklasik dan dikenal atas tulisan-tulisannya mengenai unipolaritas Amerika Serikat yang digarap bersama Stephen Brooks. Mereka telah menerbitkan beberapa artikel dan sebuah buku berjudul World Out of Balance: International Relations Theory and the Challenge of American Primacy. Wohlforth pernah menjadi pemimpin redaksi Security Studies pada tahun 2008 sampai 2011.[2]

Pendidikan

Wohlforth mendapat gelar Bachelor di bidang hubungan internasional (summa cum laude) dari Beloit College. Ia kemudian mendapatkan gelar Master dan PhD di bidang hubungan internasional dari Universitas Yale.

Referensi

  1. ↑ Wohlforth,William C. "The Stability of a Unipolar World," International Security Vol. 21, No. 1 (Summer 1999), pp. 5-41.
  2. ↑ "Salinan arsip" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2015-10-19. Diakses tanggal 2015-05-17.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan