Senin, 26 Oktober 2026
21:15 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
William John Bankes

William John Bankes

Bagikan:
William John Bankes
250px-William_John_Bankes_Hayter.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret William John Bankes, karya George Sandars tahun 1812
Anggota Parlemen
dapil Truro
Masa jabatan
1810–1810
PendahuluCharles Powlett, Baron Bayning Kedua
PenggantiSir George Warrender, Baronet Keempat
Anggota Parlemen
dapil Universitas Cambridge (Parlemen)
Masa jabatan
1822–1826
PendahuluJohn Henry Smyth
PenggantiJohn Copley, Baron Lyndhurst Pertama
Anggota Parlemen
dapil Marlborough
Masa jabatan
1829–1832
PendahuluJames Brudenell, Earl Cardigan Ketujuh
PenggantiHenry Bingham Baring
Anggota Parlemen
dapil Dorset
Masa jabatan
1832–1835
PendahuluEdward Portman, Viscount Portman Pertama
PenggantiAnthony Ashley-Cooper, Earl Shaftesbury Ketujuh
Informasi pribadi
Lahir(1786-12-11)11 Desember 1786
Meninggal15 April 1855(1855-04-15) (umur 68)
Partai politikTory
HubunganHenry Banks (ayah), Frances Woodley (ibu)
AlmamaterTrinity College, Cambridge
PekerjaanPenjelajah, Ahli Mesir dan Petualang
Karier militer
PihakBritania Raya
Dinas/cabangAngkatan Darat Britania Raya
PangkatAide-de-camp
250px-Kingston_Lacy_House_-_geograph.org.uk_-_1059796.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kingston Lacy House

William John Bankes (11 Desember 1786 – 15 April 1855) putra kedua Bank Henry MP yang masih hidup, adalah seorang penjelajah terkenal, ahli sejarah Mesir dan petualang asal Inggris. Bankes melakukan perjalanan ke Timur Dekat dan Mesir dan mengoleksi banyak artefak Mesir secara individual.[1] Karyanya di Mesir sangat penting, meskipun tidak diakui secara resmi sampai saat ini. Dia merupakan teman baik Lord Byron, Samuel Rogers dan Sir Charles Barry. Dia juga sangat aktif berpolitik haluan Tory dan menjadi Anggota parlemen untuk beberapa dapil di Britania Raya selama lebih dari seperempat abad karier politiknya.

Bankes mengenyam pendidikan di Westminster School dan melanjutkan studinya di Trinity College, Cambridge hingga memperoleh gelar BA pada 1808 dan MA pada 1811.[2] Dia terpilih sebagai anggota Fellow of the Royal Society pada Maret 1822.[3] Lord Byron, seorang mahasiswa di Trinity College, menjadi teman seumur hidupnya. Bankes terkadang menemani Byron dalam tur-tur keliling Eropa-nya.

William Bankes tertarik dengan eksplorasi dan penemuan serta memiliki minat yang besar terhadap Mesir kuno dan seni rupa. Portofolio, catatan, manuskrip, dan gambar yang besar serta berbagai artefak telah berhasil ia kumpulkan selama perjalanannya di sepanjang Sungai Nil dan penjelajahannya di Mesir, Nubia, serta Timur Dekat bersama dengan Giovanni Finati, yang memoarnya diterjemahkan oleh Bankes.[4] Salah satu temuan penting Bankes adalah Obelisk Philae.

Skandal

Bankes akhirnya diasingkan dan melarikan diri dari rumahnya, Kingston Lacy House di Inggris pada tahun 1841, setelah tertangkap karena perilaku homoseksualnya dengan seorang penjaga taman di Green Park, London. Pada masa itu, kasus sodomi adalah kejahatan berat di Inggris dan bisa dijatuhi hukuman mati. James Pratt dan John Smith adalah dua orang terakhir yang dieksekusi mati karena kasus sodomi di Inggris pada tahun 1835.[5] Bankes mengalihkan rumahnya Kingston Lacy House menjadi atas nama saudaranya agar tidak disita oleh Kerajaan.

Meskipun ia tidak dapat kembali ke Kingston Lacy House, ia masih terus mengumpulkan berbagai artefak dari luar negeri, mengirimkan koleksinya untuk dipajang di rumah kesayangannya itu. Diyakini bahwa dia secara diam-diam sering mengunjungi Kingston Lacy House untuk mengagumi koleksi pribadinya yang ada di dalamnya sebelum kematiannya di Venesia, Italia. Dia dimakamkan di gereja Wimborne Minster.

Referensi

Kutipan
  1. ↑ Warren R. Dawson and Eric P. Uphill, Who Was Who in Egyptology, 1972, s.v. "Bankes, William John".
  2. ↑ "Bankes , William John (BNKS803WJ)". A Cambridge Alumni Database. University of Cambridge.
  3. ↑ "Library and Archive Catalogue". Royal Society. Diakses tanggal 9 Desember 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]
  4. ↑ Narrative of the life and adventures of Giovanni Finati, native of Ferrara: who, under the assumed name of Mahomet, made the campaigns against the Wahabees, for the Recovery of Mecca and Medina, 1830.
  5. ↑ Cook, Matt; Mills, Robert; Trumback, Randolph; Cocks, Harry (2007). Sejarah Gay Inggris: Cinta dan Seks Antara Pria Sejak Abad Pertengahan. Greenwood World Publishing. hlm. 109. ISBN 1846450020.
Daftar pustaka
  • R.J. Demarée with contributions by B. Leach and P.Usick. The Bankes Late Ramesside Papyri 2006. London: British Museum Press.
  • Patricia Usick. The Adventures in Egypt and Nubia: The Travels of William John Bankes (1786–1855). 2002. London: British Museum Press.
  • Anne Sebba. The Exiled Collector: William Bankes and the Making of an English Country House (2004) ISBN0-7195-6571-5
  • Anthony Mitchell. Kingston Lacy (National Trust Guidebooks), 1994 ISBN978-1-84359-042-2
  • Bankes of Kingston Lacy archive (ref: D/BKL), including the travel papers and correspondence of William John Bankes, c1800-1818, held at the Dorset History Centre
  • Dorothy U. Seyler. The Obelisk and the Englishman: The Pioneering Discoveries of Egyptologist William Bankes. Amherst, NY: Prometheus Books, 2015. ISBN9781633880368.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan