Rabu, 04 November 2026
11:34 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Willem Luyten

Willem Luyten

Bagikan:
Infobox orangWillem Luyten
250px-Willem_Luyten.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran7 Maret 1899 Suntingan nilai di Wikidata
Semarang Suntingan nilai di Wikidata
Kematian21 November 1994 Suntingan nilai di Wikidata (95 tahun)
Minneapolis Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
PendidikanUniversitas Leiden
Universitas Amsterdam Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Penasihat doktoralEjnar Hertzsprung Suntingan nilai di Wikidata
SpesialisasiAstronomi Suntingan nilai di Wikidata
Pekerjaanastronom,dosen Suntingan nilai di Wikidata
Bekerja diUniversitas Harvard
Harvard College Observatory (en) Terjemahkan
Observatorium Lick
Universitas Minnesota
Boyden Observatory (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Penghargaan

Willem Jacob Luyten (7 Maret 1899 – 21 November 1994) adalah seorang astronom Belanda-Amerika Serikat.

Luyten dilahirkan di pulau Jawa dari pasangan Jacob dan Cornelia M. Francken. Jacob Luyten adalah seorang guru bahasa Prancis.

Pada usia 11 tahun, ia mengamati komet Halley, yang mengawali ketertarikannya dengan astronomi. Ia juga tertarik akan bahasa, dan akhirnya menguasai 9 bahasa, seperti Belanda, Prancis, Jerman, Inggris, Latin, Yunani, Spanyol, Italia, dan Rusia. Pada tahun 1912, keluarganya pindah ke Belanda dan belajar astronomi di Universitas Amsterdam, bergelar sarjana pada tahun 1918.

Luyten adalah mahasiswa pertama yang mendapatkan gelar doktor bersama Ejnar Hertzsprung (pada usia 22 tahun) di Universitas Leiden. Pada tahun 1921, ia bertolak ke AS, lalu bekerja di Lick. Antara tahun 1923-1930, Luyten bekerja di Harvard College Observatory. Ia menghabiskan tahun-tahun antara 1928-1930 di Bloemfontein, Uni Afrika Selatan, tempatnya bertemu dan menikah dengan Willemina H. Miedema pada tanggal 5 Februari 1930.

Saat kembali ke AS pada tahun 1931, ia mengajar di Universitas Minnesota antara tahun 1931-1967, kemudian menjabat sebagai astronom emeritus hingga saat kematiannya.

Luyten mempelajari gerak sejati bintang dan banyak menemukan katai degenerasi. Ia juga menemukan beberapa tetangga dekat matahari, termasuk bintang yang kemudian dinamai menurut namanya, begitu pula sistem gerakan sejati-tinggi Luyten 726-8, yang diketahui mengandung bintang kantar UV Ceti yang menarik perhatian.

Penghargaan

Hadiah

Dinamai menurut namanya

Rujukan

  • "Willem Jacob Luyten", Marquis Who's Who, 2006

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan