Sabtu, 24 Oktober 2026
20:58 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Wilhelm Brasse

Wilhelm Brasse

Bagikan:
250px-Augustyn_Teodor_KL_Auschwitz.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Foto dengan nomor berkas P Pole 6164 kemungkinan diambil oleh fotografer tahanan Wilhelm Brasse.

Wilhelm Brasse (3 Desember 1917 – 23 Oktober 2012) adalah seorang fotografer Polandia yang dikenal karena memotret para tahanan kamp konsentrasi Auschwitz. Ia lahir dari seorang ayah berbangsa Jerman dan ibu berbangsa Polandia. Sebelum perang, Brasse terlatih sebagai fotografer di sebuah studio milik bibinya di kota Katowice, Polandia. Dia memiliki keterampilan untuk membuat foto-foto yang bisa bercerita dan kemampuan untuk membuat objeknya tenang.[1]

Namun, kedamaiannya hancur dengan invasi Nazi ke Polandia pada September 1939. Setelah sejumlah interogasi oleh Gestapo, ia mencoba melarikan diri ke Hongaria. Namun, ia tertangkap di perbatasan. Dia dipenjarakan selama empat bulan dan kemudian ditawarkan kesempatan lagi untuk menyatakan kesetiaannya kepada Hitler. Namun, lagi-lagi dia menolak dan pada 31 Agustus 1940 ia dimasukkan ke sebuah kereta api menuju kamp konsentrasi Auschwitz. Pada Februari 1941, ia dipanggil ke kantor komandan kamp, Rudolf Hoss. Ketika ia datang, ia mengetahui bahwa SS sedang mencari seorang fotografer. Orang-orang yang dikumpulkan kemudian diuji keterampilan fotografinya.[1]

Seusai perang ia mencoba bekerja sebagai fotografer. Namun setiap kali ia memotret perempuan, gambaran perempuan Yahudi yang ketakutan selalu terbayang. Akhirnya, ia ganti profesi dan tidak pernah menyentuh kamera lagi.[2]

Referensi

Flag of PolandiaBiography icon

Artikel bertopik biografi Polandia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan