Senin, 19 Oktober 2026
07:05 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Welyar Kauntu

Bagikan:

Pdt. Ir. Welyar Kauntu adalah rohaniwan berkebangsaan Indonesia. Namanya dikenal melalui karya penggembalaannya di Gereja Bethel Indonesia. Welyar merupakan pencipta lagu rohani yang cukup produktif, di samping menjalankan tugasnya sebagai pemimpin pujian (worship leader).[1][2][3]

Latar belakang

Sebelum menjadi pemimpin di Gereja Bethel Indonesia Plaza Indonesia (Outbox Ministry), Welyar Kauntu mengawali kariernya sebagai pemimpin pujian untuk acara ibadah raya, dekade 1990-an. Selain itu, dia juga produktif menciptakan ratusan lagu yang akhirnya dijadikan lagu liturgi di berbagai gereja kharismatik di Indonesia. Welyar Kauntu juga menjadi produser berbagai album rekaman rohani praise and worship. Dia mendirikan Proskuneo School of Prayer and Worship di Bandung (1994). Bersama istrinya, Mauline Kauntu, Pdt. Welyar telah melayani bangsa-bangsa dalam pelayanan pujian dan penyembahan, baik melalui ibadah raya maupun kebaktian kebangunan rohani.

Diskografi

  • Tuhan Yesus Baik (2008)
  • Haleluya (2010)
  • Worship With Welyar (2011)
  • Live Worship with Welyar Kauntu (2012)
  • Worship With Welyar Kauntu Volume 2 (Oct 2012)

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Jawaban.com, diakses 29 Juni 2015
  2. ↑ GBI Bogor, diakses 29 Juni 2015
  3. ↑ E-Bahana: Bila yang Berbakat Bertemu Berkat Diarsipkan 2017-03-20 di Wayback Machine, diakses 29 Juni 2015
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan