Selasa, 20 Oktober 2026
11:07 WIB
TERKINI
Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau
Japanofilia

Japanofilia

Istilah untuk orang yang terobsesi dengan budaya Jepang

Bagikan:
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebagian besar atau seluruhnya berasal dari satu sumber. Diskusi terkait dapat dibaca pada halaman pembicaraan. Tolong bantu untuk memperbaiki artikel ini dengan menambahkan rujukan ke sumber lain yang tepercaya.
Artikel ini menggunakan banyak istilah asing yang perlu dihapus atau diganti dengan padanan kata dalam bahasa Indonesia.
250px-Lafcadio_Hearn_portrait.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lafcadio Hearn, seorang cendekiawan internasional berdarah Irlandia-Yunani dan juga seorang penulis yang terkenal akan ketertarikannya yang kuat pada kebudayaan Jepang.

Japanofilia atau wibu (bahasa Inggris:Japanophilia atau weeaboo) adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan seseorang, terutama dari dunia Barat, yang menyukai budaya populer dari Jepang.

Istilah "wibu" pertama kali digunakan di forum 4chan untuk menggantikan kata "wapanese", yang telah diblokir oleh forum tersebut.[1] Dalam bahasa Jepang, istilah untuk Japanofilia adalah shinnichi (親日), dengan kanji "親" yang berarti "pro-" dan "日" (dari kata Nippon, "日本") yang berarti "Jepang". Istilah ini pertama kali digunakan pada awal abad ke-18 dan mengalami perubahan makna seiring waktu.[butuh rujukan]

Istilah "wibu" (kemudian disingkat menjadi "weebs") berasal dari komik web berjudul The Perry Bible Fellowship, di mana kata tersebut awalnya tidak memiliki arti dan dianggap sebagai sesuatu yang negatif. Menurut beberapa sumber, 4chan dengan cepat mengambil kata tersebut dan menggunakannya untuk menggantikan istilah "wapanese".[butuh rujukan]

Japanofilia sering kali dipandang negatif karena dianggap kurang menghargai budaya bangsa dan negaranya sendiri, terutama pada tingkat yang lebih parah. Japanofilia merupakan kebalikan dari Japanofobia (Japanophobia), yang menggambarkan seseorang dengan sikap anti-Jepang.[2]

Namun, dalam beberapa keterangan, Japanofilia tidak sepenuhnya sama dengan wibu. Japanofilia mencakup minat yang lebih luas terhadap budaya Jepang, sementara wibu lebih terfokus pada budaya populer Jepang seperti anime dan manga.[3] Di Indonesia, penggunaan istilah "wibu" di kalangan pecinta anime masih dianggap sebagai ejekan, sehingga banyak dari mereka lebih memilih menggunakan istilah "animers". Meskipun begitu, animers dan wibu tetap merupakan bagian dari komunitas yang sama.[butuh rujukan]

Orang yang Dijuluki Wibu Pertama

Berikut ini adalah beberapa tokoh terkenal dari berbagai negara yang dianggap sebagai wibu pertama karena kecintaan mereka pada budaya Jepang:[4]

  • Lafcadio Hearn dari Yunani, yang mengambil nama Koizumi Yakumo dan menulis banyak buku tentang Jepang.
  • Yasuke dari Mozambik, yang diangkat sebagai samurai pertama dari Afrika oleh Oda Nobunaga.
  • António da Mota dari Portugal, yang mendarat di Tanegashima pada tahun 1543 dan memperkenalkan senapan Tanegashima ke Jepang.
  • William Adams dari Inggris, yang mengambil nama Miura Anjin dan diangkat sebagai samurai pertama dari Inggris.
  • Jan Joosten van Lodenstejn dari Belanda, yang mengambil nama Yayosu dan diangkat sebagai samurai pertama dari Belanda.
  • Cristóvão Ferreira, S.J., dari Portugal, yang mengambil nama Sawano Chūan dan murtad dari agama Kristen ke agama Buddha.
  • Martin Spangberg dari Swedia, yang merupakan seorang penjelajah dan pelaut di Laut Jepang.
  • Nikolai Rezanov dari Rusia, seorang diplomat dan penjelajah yang berperan penting dalam hubungan Rusia-Jepang pada abad ke-19.
  • Mercator Cooper dari Amerika Serikat, seorang pelaut yang menjadi salah satu orang Amerika pertama yang mengunjungi Jepang.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Sifat Pecinta Anime: Mengapa Kita Harus Bangga Menjadi Wibu? - Otakuliah". 2023-03-22. Diakses tanggal 2023-03-30.
  2. ↑ "Japanophile". Webster's Third New International Dictionary, Unabridged. Merriam-Webster. 2002. Diakses tanggal 2008-01-08. one who especially admires and likes Japan or Japanese ways
  3. ↑ https://www.dictionary.com/e/slang/weeaboo
  4. ↑ "Wibu dari Segala Wibu, Inilah si Wibu Pertama!! - Otakuliah". 2023-01-20. Diakses tanggal 2023-04-03.


Ikon rintisan

Artikel bertopik kebudayaan Jepang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan