Rabu, 28 Oktober 2026
00:42 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Walter Sans Avoir

Walter Sans Avoir

Bagikan:

Walter Sans Avoir (bahasa Prancis: Gautier Sans-Avoir; wafat 21 Oktober 1096) adalah penguasa Boissy-sans-Avoir di Île-de-France. Namanya sering salah diterjemahkan menjadi Walter si Miskin.[1] Meskipun namanya secara harfiah berarti "Walter yang tidak punya", nama itu sebenarnya berasal dari nama tanah miliknya dan, akhirnya, motto keluarganya, Sans avoir Peur ("Tak kenal takut").[2]

250px-Military_and_religious_life_in_the_Middle_Ages_and_at_the_period_of_the_Renaissance_%281870%29_%2814784664272%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penerimaan Walter Sans Avoir oleh Raja Hungaria, yang mengizinkannya melewati wilayahnya bersama Tentara Salib.

Sebagai letnan Peter sang Pertapa, ia ikut memimpin Perang Salib Rakyat di awal Perang Salib Pertama. Berangkat jauh sebelum pasukan utama para kesatria dan para pengikutnya (yang lebih terkenal sebagai "Perang Salib Para Pangeran"), Walter memimpin kelompok kecil kesatrianya di depan sekelompok peziarah yang bersenjata lengkap melalui Kekaisaran Romawi Suci, Kerajaan Hungaria, dan provinsi-provinsi Suriah dan Bulgaria di Kekaisaran Romawi Timur, dengan perjalanan terpisah dari Peter. Sementara mereka melewati Jerman dan Hongaria tanpa masalah, para pengikut Walter menjarah daerah Beograd, yang mengundang pembalasan atas diri mereka sendiri. Dari sini mereka melanjutkan perjalanan ke Konstantinopel di bawah pengawalan Bizantium.

Walter dan Peter bergabung di Konstantinopel, tempat Aleksius I Komnenus menyediakan transportasi melintasi Bosporus. Meskipun Peter memohon agar menahan diri, Tentara Salib segera menyerang Turki dan mereka terbunuh. Peter telah kembali ke Konstantinopel, baik untuk mendapatkan bala bantuan atau untuk melindungi dirinya sendiri, tetapi Walter terbunuh, diduga tertusuk tujuh anak panah[3] pada tanggal 21 Oktober 1096 ketika pemimpin Seljuk Kilij Arslan menyerangnya dan para pengikutnya dalam pertempuran Civetot.[4]

Referensi

  1. ↑ Jonathan Riley-Smith, The Crusades: A History, 2nd ed. (Yale University Press, 2005), pg. 27
  2. ↑ Murray, Alan V. (2006). " Walter Sans-Avoir (d. 1096)". In The Crusades - An Encyclopedia. p. 1240.
  3. ↑ Edgington, Susan B.; Albert of Aachen (2007). Historia Ierosolimitana, Oxford University Press. pp. 41. ISBN0-19-920486-1. "There died Walter Sansavoir, pierced by seven arrows through his hauberk and breast."
  4. ↑ A Database of Crusaders to the Holy Land. "Walter of Boissy-sans-Avoir".
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan