Rabu, 04 November 2026
03:23 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Walter E. Fernald

Walter E. Fernald

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (Januari 2023) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
250px-Walter_E._Fernald_State_School_-_IMG_1867.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Massachusetts School for the Feeble-Minded

Walter E. Fernald ( 1859-1924) adalah seorang pemimpin dalam gerakan untuk perawatan yang humanis pada orang-orang dengan keterbelakangan mental. Ia menerima gelar medisnya dari Medical School di Maine, menjadi asisten dokter di State Hospital di Maine, menjadia asisten dokter di State Hospital di Minnesota, kemudian menjadi pengawas tetap yang pertama pada Massachusetts School for the Feeble-Minded (sekolah bagi anak-anak lemah pikiran), yang kemudian hari dinamakan dengan Walter E. Fernald State School.[1]

Dibawah kepemimpinannya, sekolah Massachuetts menjadi pusat internasional untuk melatih para pekerja dalam bidang keterbelakangan mental. Fernald mengembangkan rencana pendidikan dan menerapkan program 24 jam sehari untuk masing - masing anak. Ia menggunakan sistem untuk mendiagnosis dan mengklasifikasikan orang - orang yang lemah ingatan atas dasar perkembangan manusia secara total, dan bukan semata hasil tes saja. Dari situ Fernald juga berpengaruh dalam perkembangan menyusun perundang - undangan federal dan negara bagian yang berhubungan dengan keterbelakanagn mental.[1]

Referensi

  1. 1 2 Baihaqi, MIF (2014). Tokoh Pendidikan Luar Biasa. Bandung: Nuansa Cendikia. hlm. 167.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan