Sabtu, 24 Oktober 2026
04:44 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada

Walter Eisfeld

Bagikan:

Walter Eisfeld (lahir 11 Juli 1905 di Halle, Sachsen-Anhalt – meninggal 3 April 1940 di Dachau) adalah seorang penjabat SS Jerman dan komandan kamp konsentrasi pada era Nazi. Eisfeld pernah menjadi anggota Artamanen-Gesellschaft, gerakan kembali ke tanah völkisch, sebelum terlibat dengan Partai Nazi dan organisasi-organisasinya.[1]

Saat Schutzhaftlagerführer di Sachsenhausen pada Januari 1940 ia dikirim ke Silesia untuk mengkaji kemungkinan pendirian kamp baru. Bertentangan dengan saran Eisfeld, sebuah lokasi di Auschwitz dipilih.[2]

Setelah naik pangkat menjadi Sturmbannführer, Eisfeld menggantikan Hermann Baranowski sebagai komandan di kamp konsentrasi Sachsenhausen sebelum digantikan oleh Hans Loritz.[3] Heinrich Himmler mengunjungi Sachsenhausen pada awal tahun 1940 dan, melihat masalah disiplin di antara para penjaga, memerintahkan Eisfeld untuk digantikan sebagai komandan kamp.[4] Ia dikirim untuk memimpin kamp konsentrasi Neuengamme yang baru, yang pada saat itu merupakan sub-kamp Sachsenhausen.[5]

Eisfeld meninggal karena pneumonia di Dachau saat menghadiri upacara pemberian Lencana Partai Nazi.[6]

Referensi

  1. ↑ Tom Segev, Soldiers of Evil, Berkley Books, 1991, p. 200
  2. ↑ Yisrael Gutman, Michael Berenbaum, Anatomy of the Auschwitz Death Camp, Indiana University Press, 1998, p. 292
  3. ↑ Robert Melvin Spector, World Without Civilization: Mass Murder and the Holocaust, History and Analysis, Volume 1, University Press of America, 2005, p. 363
  4. ↑ Segev, Soldiers of Evil, p. 164
  5. ↑ The SS guards
  6. ↑ Karin Orth, Die Konzentrationslager-SS, Wallstein, 2000, p. 164
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan