Senin, 28 September 2026
18:36 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto

Walter Eisfeld

Walter Eisfeld (lahir 11 Juli 1905 di Halle, Sachsen-Anhalt – meninggal 3 April 1940 di Dachau) adalah seorang penjabat SS Jerman dan komandan kamp konsentrasi pada era Nazi. Eisfeld pernah menjadi anggota Artamanen-Gesellschaft, gerakan kembali ke tanah völkisch, sebelum terlibat dengan Partai Nazi dan organisasi-organisasinya.[1]

Saat Schutzhaftlagerführer di Sachsenhausen pada Januari 1940 ia dikirim ke Silesia untuk mengkaji kemungkinan pendirian kamp baru. Bertentangan dengan saran Eisfeld, sebuah lokasi di Auschwitz dipilih.[2]

Setelah naik pangkat menjadi Sturmbannführer, Eisfeld menggantikan Hermann Baranowski sebagai komandan di kamp konsentrasi Sachsenhausen sebelum digantikan oleh Hans Loritz.[3] Heinrich Himmler mengunjungi Sachsenhausen pada awal tahun 1940 dan, melihat masalah disiplin di antara para penjaga, memerintahkan Eisfeld untuk digantikan sebagai komandan kamp.[4] Ia dikirim untuk memimpin kamp konsentrasi Neuengamme yang baru, yang pada saat itu merupakan sub-kamp Sachsenhausen.[5]

Eisfeld meninggal karena pneumonia di Dachau saat menghadiri upacara pemberian Lencana Partai Nazi.[6]

Referensi

  1. ↑ Tom Segev, Soldiers of Evil, Berkley Books, 1991, p. 200
  2. ↑ Yisrael Gutman, Michael Berenbaum, Anatomy of the Auschwitz Death Camp, Indiana University Press, 1998, p. 292
  3. ↑ Robert Melvin Spector, World Without Civilization: Mass Murder and the Holocaust, History and Analysis, Volume 1, University Press of America, 2005, p. 363
  4. ↑ Segev, Soldiers of Evil, p. 164
  5. ↑ The SS guards
  6. ↑ Karin Orth, Die Konzentrationslager-SS, Wallstein, 2000, p. 164
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan