Jumat, 25 September 2026
13:50 WIB
TERKINI
Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara
Walik jambu

Walik jambu

spesies burung

Walik jambu
250px-JambaFruitDove.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seekor jantan di Kebun Binatang Cincinnati
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
P. jambu
Nama binomial
Ptilinopus jambu
Gmelin, 1789
Artikel takson sembarang

Walik jambu (Ptilinopus jambu) adalah walik berukuran kecil yang penuh warna. Tempat bertelur walik jambu adalah selatan Thailand, Malaysia, Brunei Darussalam, Indonesia yang tepatnya berada di Kalimantan, Jawa, dan Sumatra.[1] Tepatnya, di Jawa Barat.[2]

Deskripsi Badan dan Suara

Ukurannya sedang (28 cm).[3] Berwarna hijau, merah tua, dan putih. Jantan: muka merah tua, tenggorokan berbercak hitam, tengkuk dan punggung atas hijau, perut putih, dada putih dengan bercak-bercak merah jambu, bulu penutup ekor bagian bawah coklat kemerah-merahan. Betina: Muka ungu pucat, dada hijau, perut putih, bulu penutup bawah ekor kecoklatan.[3] Jarang terdengar. Derukan hu lembut yang diulang dalam interval yang pendek.[3] Beratnya, 1,5 ons.[4]

Kebiasaan

Pergerakan

Mereka adalah burung yang pemalu dan tidak mencolok, bulu hijau mereka bertindak sebagai kamuflase yang sempurna. Mereka menghabiskan sebagian besar waktu hanya untuk bertengger, bersarang dan menyusui. Kebanyakan, mereka terlihat sendirian atau berpasangan, tetapi mereka akan berkumpul di pohon buah ketika makan.[4]

Perkembangbiakan

Walik jambu punya wilayah untuk bertelur, maka dari itu mereka bersifat agresif untuk mempertahankan wilayah mereka sendiri. Sarang mereka terbuat dari ranting, daun, akar, dan rumput.Telur walik banyaknya 1 atau kadang-kadang 2. Telurnya dierami oleh jantan dan betina bergantian selama 2-3 minggu.[4]

Makanan

Walik jambu memakan buah yang jatuh langsung dari pohon. Mereka juga memakan makanan apapun yang jatuh dari bekas makanan monyet dan rangkong. Sama seperti merpat lain, walik jambu minum air dengan mengisapnya melalui paruhnya.

Bahasa Lain

Referensi

  1. ↑ "Walik". 15 November 2011. Diakses tanggal 10 Maret 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Imam Taufiqurrahman (26 April 2010). "FOBI". Diakses tanggal 6 Februari 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]
  3. 1 2 3 "Walik Jambu". 15 November 2011. Diakses tanggal 6 Februari 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]
  4. 1 2 3 Elisabeth Benders-Hyde. "Jambu Fruit Dove". Diakses tanggal 9 Maret 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. 1 2 3 4 5 6 Denis Lepage. "Walik Jambu (Ptilinopus jambu) (Gmelin, 1789)". Diakses tanggal Februari 6, 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan