Selasa, 03 November 2026
07:09 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Wahat Siwah

Wahat Siwah

Bagikan:
330px-Qattara_depression_map.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta Siwah

Wahat Siwah (bahasa Arab:واحة سيوة, Wāḥat Sīwah, IPA:[ˈwæːħetˈsiːwæ]; bahasa Koptik: [(ϯ)ϣⲉϣⲁⲙⲟⲩ] Galat: {{Lang}}: unrecognized language tag: Koptik (bantuan) (Di)Şeşamu; bahasa Berber: Isiwan, ⵉⵙⵉⵡⴰⵏ ) adalah sebuah oasis perkotaan di Mesir antara Cekungan Qattara dan Laut Pasir Besar di Gurun Barat, sekitar 50 km (30 mi) dari timur perbatasan Libya, dan 560 km (348 mi) dari Kairo.[1][2][3] Memiliki panjang sekitar 80 km (50 mi) dan lebar 20 km (12 mi),[1] Wahat Siwah adalah salah satu pemukiman paling terisolasi di Mesir, dengan sekitar 33.000 orang,[4] kebanyakan adalah orang Berber,[1] yang mengembangkan sebuah budaya unik dan bahasa khas dari rumpun bahasa Berber yang disebut bahasa Siwi.[5]

Referensi

  1. 1 2 3 "Siwa", Encyclopædia Britannica, 2007
  2. ↑ Bard, Kathryn A.; Shubert, Steven Blake, ed. (1999), Encyclopedia of the Archaeology of Ancient Egypt, Routledge (UK), ISBN 978-0-415-18589-9
  3. ↑ Arnold, Dieter; Strudwick, Helen; Strudwick, Nigel, ed. (2003), The Encyclopaedia of Ancient Egyptian Architecture, I B Tauris, ISBN 978-1-86064-465-8
  4. ↑ According to 2016 CAPAMS census: http://www.capmas.gov.eg/Pages/StaticPages.aspx?page_id=7188
  5. ↑ Planet, Lonely. "Siwa Oasis, Egypt - Lonely Planet". Lonely Planet (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2016-08-25. Diakses tanggal 2017-05-19.

Daftar pustaka

Pranala luar

Wikivoyage logo
Wikiwisata memiliki panduan wisata Siwa.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Siwa.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan