Jumat, 23 Oktober 2026
22:08 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Wabah Athena

Wabah Athena

Epidemi mematikan di Athena saat Perang Peloponnesos (430 SM)

Bagikan:
500px-Plague_in_an_Ancient_City_LACMA_AC1997.10.1_%281_of_2%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wabah di sebuah Kota Kuno, Michiel Sweerts, s. 1652–1654

Wabah Athena (bahasa Yunani Kuno:Λοιμὸς τῶν Ἀθηνῶν, Loimos tôn Athênôn) adalah sebuah epidemi yang terjadi di kota-negara Athena di Yunani kuno pada tahun kedua (430 SM) Perang Peloponnesia saat kemenangan Athena. Wabah tersebut menewaskan sekitar 75.000 sampai 100.000 orang dan diyakini memasuki Athena melalui Piraeus, kota pelabuhan dan sumber pangan dan suplai tunggal.[1]

Referensi

  1. ↑ Littman, Robert J. (Oktober 2009). "The plague of Athens: epidemiology and paleopathology". The Mount Sinai Journal of Medicine, New York. 76 (5): 456–467. doi:10.1002/msj.20137. ISSN 1931-7581. PMID 19787658.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  • Dixon B. "Ebola in Greece?" British Medical Journal (1996), 313–430.
  • McNeill, William H. Plagues and People. New York: Anchor Books, 1976. ISBN0-385-12122-9.
  • Pomeroy, Sarah B. Spartan Women. Oxford: Oxford University Press, 2002. ISBN0-19-513067-7.
  • Zinsser, Hans. Rats, Lice and History: A Chronicle of Pestilence and Plagues. Boston,1935; New York: Black Dog & Leventhal Publishers, 1996. ISBN1-884822-47-9.

Pranala luar

Lokal
Kuno
Global
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan