Sabtu, 24 Oktober 2026
00:58 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada

WE League

liga sepak bola wanita di Jepang

Bagikan:
60px-Ambox_current_red.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini memerlukan pemutakhiran informasi. Harap perbarui dengan menambahkan informasi terbaru yang tersedia. (Desember 2022)
WE League
250px-WE_League_Japan_logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Badan yang mengaturLiga Sepak Bola Profesional
Wanita Jepang
NegaraJepang
KonfederasiAFC
DibentukJuni 3, 2020;6 tahun lalu (2020-06-03)
Musim perdana2021–2022
Divisi1
Jumlah tim11
Tingkat pada piramida1
Degradasi keTidak ada (2021–sekarang)
Piala domestikPiala Permaisuri
Piala ligaPiala WE League
Piala internasionalKejuaraan Klub Wanita AFC
Juara bertahan ligaUrawa Red Diamonds (gelar pertama)
(2022–2023)
Klub tersuksesINAC Kobe
Urawa Red Diamonds (1 gelar)
Televisi penyiarDAZN
YouTube
Situs webSitus web resmi (dalam bahasa Inggris)

WE League (WEリーグ), secara resmi Liga Sepak Bola Profesional Pemberdayaan Wanita Jepang (Jepang: 日本女子プロサッカーリーグ, Hepburn: Nihon Joshi Puro Sakkā Rīgu, Japan Women's Empowerment Professional Football League),[1] atau juga dikenal dengan Yogibo WE League (Jepang: Yogibo WEリーグ) karena alasan sponsor, adalah divisi liga tertinggi di sepak bola wanita Jepang. Liga ini dimulai pada musim 2021–2022. Ini adalah liga sepak bola wanita profesional pertama yang berjalan di Jepang.

Sejarah

Pada 3 Juni 2020, Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA) mengumumkan pembentukan WE League sebagai divisi liga tertinggi di sepak bola wanita Jepang.[2] Liga Nadeshiko sebagai liga semi-profesional menjadi liga tingkat kedua pada piramida sepak bola setelah WE League dimulai pada musim gugur tahun 2021. Petinggi sebuah bisnis yang berbasis di Amerika Serikat dan mantan pemain internasional Jepang, Kikuko Okajima, diangkat menjadi ketua liga yang pertama.[3]

17 klub bergabung dengan liga pada musim pertama; delapan hingga sepuluh tim diterima dan hasilnya diumumkan pada Oktober 2020.[4] Pada 15 Oktober 2020, 11 klub diumumkan sebagai pendiri liga, yang mana tujuh tim juga terafiliasi dengan klub di J. League.[5]

Format

Musim pertama WE League digelar pada 2021–2022 dengan 11 klub bermain dengan sistem double round-robin, kompetisi kandang-tandang. Tidak seperti Liga Nadeshiko, WE League digelar menggunakan penanggalan musim dingin, sama seperti banyak liga di Eropa.[6] Liga ini tidak menggunakan sistem promosi-degradasi ke Liga Nadeshiko, model yang sama seperti National Women's Soccer League. Namun, beberapa klub yang memenuhi syarat akan dipromosikan pada beberapa musim untuk mencapai jumlah kontestan yang ditargetkan.[6]

Tiap klub di WE League harus mempunyai seminimalnya lima pemain dengan kontrak profesional.[7] WE League membatasi jumlah pemain tim nasional di tiap tim. JFA mensubsidi gaji pemain yang berasal dari anggota federasi ASEAN, sementara badan liganya sendiri mensubsidi gaji pemain yang berasal dari negara peringkat teratas FIFA.[8] Liga ini aktif merekrut pemain dari negara peringkat teratas seperti Prancis, Jerman, Belanda, dan Amerika Serikat, dan mereka memberikan subsidi tambahan untuk pengeluaran internasionalisasi seperti biaya interpreter.[9]

Klub

Musim 2023–2024

Lokasi klub peserta WE League di dan dekat Tokyo
Klub Posisi
di musim 2021–2022
Gelar divisi
tertinggi
INAC Kobe Leonessa14
Urawa Red Diamonds24
Tokyo Verdy Beleza317
JEF United Chiba40
Mynavi Sendai50
Sanfrecce Hiroshima Regina60
AC Nagano Parceiro70
Albirex Niigata80
Omiya Ardija Ventus90
Nojima Stella Kanagawa100
AS Elfen Saitama110
Cerezo Osaka Ladies7001120000000000000♠ —0

Juara

Musim Juara Runner-up
2021–2022 INAC Kobe Leonessa Urawa Red Diamonds
2022–2023 Urawa Red Diamonds INAC Kobe Leonessa
2023–2024 Masih berjalan

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ "ABOUT WE | Women Empowerment League | 2021年9月開幕。WEリーグは日本初の女子プロサッカーリーグです。". WE LEAGUE | Women Empowerment League.
  2. ↑ "Japan's first ever Women's Professional Football League, [WE League] to kick off in autumn 2021" (dalam bahasa Inggris). JFA. 3 Juni 2020. Diakses tanggal 3 Juni 2020.
  3. ↑ Orlowitz, Dan (28 Juli 2020). "WE League chair plots ambitious, progressive path for women's game". The Japan Times. Diakses tanggal 12 September 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Orlowitz, Dan (1 Agustus 2020). "WE League receives unexpectedly high number of applicants for inaugural season". Japan Times. Diakses tanggal 1 Agustus 2020.
  5. ↑ Orlowitz, Dan (15 Oktober 2020). "Japan women's pro soccer WE League reveals 11 clubs for first season". Japan Times. Diakses tanggal 16 Oktober 2020.
  6. 1 2 "Football: New women's pro competition dubbed "WE League"". Kyodo News. 3 Juni 2020. Diakses tanggal 3 Juni 2020.
  7. ↑ "Soccer: New Japan women's pro competition dubbed 'WE League'". The Mainichi. 3 Juni 2020. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-06-11. Diakses tanggal 6 Juni 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Orlowitz, Dan (10 September 2021). "Japan's ambitious WE League aims to empower in historic first season". The Japan Times. Diakses tanggal 12 September 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ Mahmud, Shahnaz. "Japan's new women's pro soccer league aims to attract players from U.S., France and more". The Athletic.

Pranala luar

Tim nasional
Sistem Liga
Pria:
Wanita:
Futsal:
Piala dalam negeri
Akademi & Cadangan
Budaya
Ikon rintisan

Artikel bertopik kompetisi sepak bola ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan