Kamis, 29 Oktober 2026
07:05 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Vulgarisme

Bagikan:

Vulgarisme adalah ungkapan atau penggunaan kata yang dianggap tidak sesuai dengan bahasa standar atau merupakan ciri ucapan atau tulisan orang yang tidak terdidik. Dalam bahasa Inggris, istilah "vulgarisme" mungkin disamakan dengan ungkapan-ungkapan yang kotor atau tidak senonoh, tetapi "vulgarisme" dalam konteks linguistik atau sastra memiliki cakupan yang luas dan tidak hanya terbatas pada kata-kata kasar atau bersifat seksual. Beberapa hal yang dapat dianggap sebagai bentuk vulgarisme adalah kesalahan dalam pengucapan, pengejaan, dan pembentukan kata.[1]

Kata "vulgarisme" berasal dari bahasa Latin "vulgus" yang berarti "rakyat jelata", yang sering digunakan sebagai istilah peyoratif. Dalam studi linguistik dan klasik, istilah bahasa Latin Vulgar mengacu kepada bahasa Latin yang diucapkan sehari-hari dan dibedakan dari bahasa Latin Klasik, yaitu bahasa sastra yang dipakai oleh para pujangga Romawi seperti Cicero, Publius Vergilius Maro, atau Ovidius.[2][3]

Referensi

  1. ↑ Johannes Tromp, The Assumption of Moses: A Critical Edition with Commentary, Studia in Veteris Testamenti Pseudepigrapha (Brill, 1993), hlm. 27, 39–40, 243.
  2. ↑ J. N. Adams, Bilingualism and the Latin Language, hlm. 300–301, 765, et passim
  3. ↑ Social Variation and the Latin Language (Cambridge University Press, 2013), hlm. 3–5.


Ikon rintisan

Artikel bertopik bahasa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan