Minggu, 27 September 2026
12:33 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Vix Pervenit

Vix Pervenit

250px-Benoit_XIV.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Paus Benediktus XIV mengumumkan dengan resmi Vix Pervenit pada tahun 1745.

Vix Pervenit: Mengenai Bunga Uang dan Keuntungan Tidak Jujur Lainnya adalah sebuah ensiklik yang diumumkan secara resmi oleh Paus Benediktus XIV pada tanggal 1 November 1745 yang mengutuk praktik-praktik mengenakan bunga pada pinjaman-pinjaman uang sebagai riba. Oleh karena ensiklik ini ditujukan kepada para uskup Italia, dokumen ini secara umum tidak dianggap Ex cathedra.[1][2] Kongregasi Doktrin Iman dari pemerintahan Sri Paus menerapkan ensiklik ini bagi seluruh bagian Gereja Katolik Roma pada tanggal 29 Juli 1836 selama masa kepausan Paus Gregorius XVI.[1][2]

Ensiklik ini mengatur ajaran-ajaran Gereja yang berasal dari zaman konsili-konsili ekumenikal yang pertama, di waktu ketika filosofi akademis (yang tidak menghargai uang sebagai sebuah masukan produktif) semakin berkonflik dengan kapitalisme. Walau tidak pernah secara resmi ditarik kembali, relevansi ensiklik ini perlahan memudar sejalan Gereja Katolik Roma perlahan mundur dari skiapnya yang secara aktif menekankan ajaran-ajaran sosialnya ke dalam dunia finansial, dan sejalan dengan praktik mengenakan bunga pada pinjaman-pinjaman uang hampir menjadi suatu hal yang diterima oleh semua pihak, baik secara legal maupun secara etis.

Pranala

  • Carlen, C. (ed.). 1990. The Papal Encyclicals, Vol. I. Raleigh, N.C. p. 15-17.
  • Moehlman, Conrad H. 1934. "The Christianization of Interest." Church History. Issue 3. p. 3-15.
  • Pollard, John F. 2005. Money and the Rise of the Modern Papacy: Financing the Vatican, 1850–1950. Cambridge University Press. p. 26.

Referensi

  1. 1 2 20px-Wikisource-logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail "Usury" in the 1913 Catholic Encyclopedia.
  2. 1 2 Turner, Bryan Stanley. 1999. Max Weber: Critical Responses. Routledge (UK). ISBN 0-415-18473-8. p. 143.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik Katolik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan