Minggu, 01 November 2026
05:34 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Visi 2020 (Rwanda)

Bagikan:

Visi 2020 (bahasa Inggris:Vision 2020) adalah program pembangunan pemerintah di Rwanda yang diluncurkan pada tahun 2000 oleh Presiden Rwanda, Paul Kagame.

Tujuan utamanya adalah untuk mengubah Rwanda menjadi negara berpendapatan menengah yang berbasis pengetahuan dan juga mengentaskan kemiskinan, masalah kesehatan dan membuat Rwanda menjadi negara yang bersatu dan demokratis.

Selayang pandang

Program ini terdiri dari sejumlah aspek yang ingin dicapai oleh pemerintah sebelum tahun 2020.[1]

Sejarah

Pada akhir tahun 1990-an, Presiden Paul Kagame dan pemerintahannya mulai merancang metode-metode pembangunan nasional. Ia meluncurkan proses konsultasi nasional dan juga meminta saran dari ahli-ahli dari Tiongkok, Singapura dan Thailand.[1] Setelah mendapatkan saran dan tidak lama setelah disumpah menjadi presiden, Kagame meluncurkan Visi 2020.[1]

Perkembangan

Pada tahun 2011, Kementerian Keuangan dan Perencanaan Ekonomi mengeluarkan laporan yang berisi tentang perkembangan program-program perwujudan Visi 2020.[2] Laporan ini memeriksa setiap tujuan yang ingin dicapai dan memberikan nilai berupa status "on-track", "on-watch" atau "off-track". Dari 44 tujuan yang ada, terdapat 66% yang on-track, 11% yang on-watch, dan 22% yang off-track.[2] Sebagian besar tujuan yang off-track terkait dengan populasi, kemiskinan dan lingkungan.[2]

Catatan kaki

  1. 1 2 3 Kinzer 2008, hlm. 226–227.
  2. 1 2 3 MINECOFIN (II) 2011, hlm. 2.

Daftar pustaka

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan