Minggu, 01 November 2026
14:32 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Virus dengue

Virus dengue

Bagikan:
Virus dengue
Mikrograf TEM yang memperlihatkan virion "virus dengue" (kelompok titik gelap di dekat pusat)
Mikrograf TEM yang memperlihatkan virion virus dengue (kelompok titik gelap di dekat pusat)
Klasifikasi virus Sunting klasifikasi ini
(tanpa takson): Virus
Dunia: Riboviria
Kerajaan: Orthornavirae
Filum: Kitrinoviricota
Kelas: Flasuviricetes
Ordo: Amarillovirales
Famili: Flaviviridae
Genus: Orthoflavivirus
Subgenus: Euflavivirus
Spesies:
Orthoflavivirus denguei

Virus dengue atau Dengue virus adalah spesies virus yang menyebabkan demam berdarah dengue. Virus ini ditempatkan dalam genus Flavivirus dan keluarga Flaviviridae.[1] Virus dengue ditularkan melalui nyamuk. Lima serotipe virus telah ditemukan,[2][3] yang semuanya dapat mengakibatkan spektrum penuh penyakit.[4] Meskipun demikian, pemahaman para ilmuwan tentang virus dengue mungkin masih sederhana karena virus ini tidak dikelompokkan berdasarkan jenis antigen yang berbeda, tetapi berupa kontinum.[5] Sebuah penelitian mengidentifikasi 47 jenis virus dengue.[6] Selain itu, koinfeksi dengan virus zika dan chikungunya serta tidak adanya uji cepat untuk kedua virus tersebut memperumit penanganan infeksi yang ditimbulkan oleh mereka.[7]

Referensi

  1. ↑ "International Committee on Taxonomy of Viruses (ICTV)". talk.ictvonline.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-03-29.
  2. ↑ Normile D (Oktober 2013). "Tropical medicine. Surprising new dengue virus throws a spanner in disease control efforts". Science. 342 (6157): 415. Bibcode:2013Sci...342..415N. doi:10.1126/science.342.6157.415. PMID 24159024.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Dwivedi, V. D., Tripathi, I. P., Tripathi, R. C., Bharadwaj, S., & Mishra, S. K. (2017). Genomics, proteomics and evolution of Dengue virus. Briefings in functional genomics.16(4): 217–227, https://doi.org/10.1093/bfgp/elw040
  4. ↑ Rodenhuis-Zybert IA, Wilschut J, Smit JM (Agustus 2010). "Dengue virus life cycle: viral and host factors modulating infectivity". Cellular and Molecular Life Sciences. 67 (16): 2773–86. doi:10.1007/s00018-010-0357-z. PMID 20372965.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "A new understanding of Dengue virus". ScienceDaily. September 18, 2015. Diakses tanggal Mei 7, 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "A Second Time Dengue Infection Can be Life-Threatening Says Research". NDTV. United Kingdom. September 18, 2015. Diakses tanggal 2016-05-07.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Vogels CB, Rückert C, Cavany SM, Perkins TA, Ebel GD, Grubaugh ND (Januari 2019). "Arbovirus coinfection and co-transmission: A neglected public health concern?". PLOS Biology. 17 (1): e3000130. doi:10.1371/journal.pbio.3000130. PMC 6358106. PMID 30668574.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik virus ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan