Selasa, 03 November 2026
08:13 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Wiener Börse

Wiener Börse

bursa saham di Austria

Bagikan:
Wiener Börse AG
250px-Wiener_Boerse.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jenisbursa efek
LokasiVienna, Austria
Didirikan1771;255 tahun lalu (1771)
Tokoh pentingChristoph Boschan, Petr Koblic
IndeksAustrian Traded Index (ATX)
Situs webwww.wienerboerse.at
Palais Caprara-Geymüller, lokasi dari Wiener Börse

Wiener Börse AG (juga dikenal sebagai Bursa Efek Wina) merupakan bursa efek yang teletak di Wina, Austria. Bursa efek ini dimiliki dan dioperasikan oleh Bursa Efek Praha, yang menyediakan infrastruktur pasar untuk bursa efek lain di Eropa Tengah, Eropa Timur, dan Eropa Tenggara ( (Budapest, Zagreb, dan Ljubljana) serta mengumpulkan dan mendistribusikan data pasar dan menghitung indeks penting di regional. Sebagai tambahan, mereka juga memiliki saham di bursa energi dan perusahaan kliring.

Terpisah dari operasional bursa efek tradisional (perdagangan dan pencatatan), cabang bisnis baru didirikan beberapa tahun belakangan seperti penyedia data, perhitungan indeks, dan menyediakan jasa teknologi informasi untuk bursa efek lainnya di Eropa Tengah dan Eropa Timur.

Austrian Traded Index (ATX) merupakan indeks terdepan dari Wiener Börse, mencatat tren harga dari saham unggulan pada Wiener Börse secara waktu nyata. Jajaran saham di ATX dievaluasi setiap tahun pada Maret dan September. Kriteria utama dipilihnya saham berdasarkan kapitalisasi saham mengambang bebas dan volume perdagangan saham.

Sejarah

Wiener Börse merupakan salah satu bursa efek tertua dan dirikan pada 1771 saat masa kepemimpinan Maria Theresia untuk menyediakan pasar bagi Obligasi milik negara.

Pada 1985, Jim Rogers memicu kenaikan pasar ketika ia menyatakan bahwa terdapat potensi besar di pasar saham Austria.

Pada 2019, bursa membuka Third market (MTF/Pasar Negosiasi), sebuah layanan pasar over-the-counter yang tidak diawasi oleh Austrian Börsengesetz dan diutamakan untuk perdagangan obligasi dari perusahaan swasta asing.[1]

Pada 2020, Bursa Efek Wina memutuskan untuk menyederhanakan struktru grup untuk menurunkan biaya dan pengeluaran, Wiener Börse AG melakukan merger dengan CEESEG AG. Wiener Börse AG. saat ini menguasai 99,54% dari saham Bursa Efek Praha.

Pada 1 September 2020, Wiener Börse mendaftarkan 21 mata uang kripto seperti Bitcoin dan Ethereum, termasuk jasa tagihan waktu nyata dan settlement[2].

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ "Fact Sheet - Third Market (MTF) of the Wiener Börse" (PDF). wienerborse.at. hlm. 4. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2020-05-06.
  2. ↑ "21Shares brings first crypto-currency products on Bitcoin and Ethereum to the official market". 1 September 2020. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-07-23. Diakses tanggal 2021-08-17.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan