Sabtu, 24 Oktober 2026
16:51 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Utsman bin Abdullah

Bagikan:
Utsman bin Abdullah
KeluargaMuhammad Saleh Al-Minankabawi

Utsman bin Abdullah (1850-1919) adalah pengusaha, ulama sekaligus kadi pertama Kuala Lumpur, Malaysia.[butuh rujukan]

Kehidupan

Utsman merupakan seorang Minangkabau yang lahir di Batusangkar, Sumatera Barat.[1] Di kota kelahirannya itu dia memperoleh pendidikan dasar agama dari ulama-ulama Tarekat Naqsyabandiyah. Setelah itu ia pergi merantau ke Mekkah untuk mendalami ilmu agamanya. Pada tahun 1884, ia pulang ke Minangkabau. Di pengujung abad ke-19, ketika banyak orang Minangkabau merantau ke Kuala Lumpur, Utsman juga ikut diajak kesana sebagai guru agama. Di Kuala Lumpur, Utsman mengajar agama. Di antaramurid-muridnya ialah Sultan Abdul Samad Selangor, Raja Mahmud, Sutan Puasa, dan Haji Abdullah Hukum.[2]

Utsman bin Abdullah merupakan ulama bijak yang senantiasa membantu perselisihan di tengah masyarakat. Sebagai contoh ialah perselisihan tentang shalat Jumat di dua buah mesjid yang berdekatan, yaitu Mesjid Malaka dan Mesjid Minangkabau.[butuh rujukan] Utsman menyelesaikannya secara bijaksana yaitu menggilir penyelenggaraan shalat Jumat di kedua mesjid tersebut. Karena kebijakannya itu, maka Kesultanan Selangor mengangkatnya sebagai kadi Kuala Lumpur.[butuh rujukan]

Selain sebagai ulama, Utsman juga tercatat sebagai seorang pengusaha yang sukses.[butuh rujukan] Sebagai peniaga kekayaannya tergolong cukup besar.[butuh rujukan] Di Kuala Lumpur ia memiliki tanah yang cukup luas, yang mencakup antara pertemuan Sungai Klang dan Sungai Gombak (belakang Mesjid Jamek) hingga Pusat Dagangan Dunia Putra (PWTC) saat ini.[3]

Utsman bin Abdullah wafat di Kuala Lumpur. Ia dimakamkan di pekuburan Islam Ampang, yang kemudian juga menjadi tempat makam Muhammad Saleh Al-Minankabawi, mufti Kerajaan Perak yang juga merupakan saudaranya.[butuh rujukan]

Referensi

  1. ↑ Mohd Nizam Sahad, Che Zarrina binti Sa’ari; Sejarah Sistem Pendidikan Islam di Kuala Lumpur, Jurnal Al-Tamaddun Bil. 6 (2011)
  2. ↑ Wan Mohd Saghir Abdullah, Ulama Minangkabau Kadi Kuala Lumpur yang Pertama, Ruangan Bicara Agama: Utusan Malaysia, 28 Maret 2005
  3. ↑ Haji Abdullah Hukum, Warta Ahad, 1935


Ikon rintisan

Artikel bertopik Ulama Nusantara ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan