Senin, 28 September 2026
13:00 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan
Urukagina

Urukagina

250px-Clay_cone_Urukagina_Louvre_AO4598ab.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pecahan inskripsi Urukagina yang bertulis: "Ia [Uruinimgina] menggali (...) kanal ke kota NINA. Pada awalnya, ia membangun Eninnu; pada akhirnya, ia membangun Esiraran." (Musée du Louvre)

Urukagina (berkuasa dari tahun 2380 SM–2360 SM, kronologi pendek), kadang-kadang ditulis Uruinimgina atau Irikagina, adalah penguasa (énsi) negara-kota Lagash di Mesopotamia. Ia mengambil gelar raja dan mengklaim bahwa gelar tersebut diberi oleh para dewa setelah jatuhnya pendahulunya yang korup, Lugalanda.

Ia dikenal akan reformasi dan pemberantasan korupsinya, yang akdang-kadang disebut sebagai salah satu contoh pertama undang-undang hukum yang tercatat. Meskipun teks aslinya masih belum ditemukan, isinya dapat diperkirakan dari tablet lain yang merujuk ke undang-undang tersebut. Di dalamnya, ia menghapuskan pajak untuk janda dan yatim piatu, mewajibkan kota untuk membayar biaya pemakaman (termasuk makanan dan minuman untuk perjalanan orang mati ke dunia bawah), dan menyatakan bahwa orang kaya harus menggunakan perak saat membeli makanan dari orang miskin, dan jika orang miskin tidak mau menjual, orang kuat (orang kaya dan pendeta) tidak dapat memaksa mereka.[1]

Ia juga terlibat dalam beberapa konflik, seperti konflik perbatasan melawan Uruk.

Catatan kaki

  1. ↑ "The Reforms of Urukagina". History-world.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-08-09. Diakses tanggal 2009-02-17.

Pranala luar

Penguasa Sumer terkemuka dalam Sejarah Sumeria
Raja legendaris
Dinasti Pertama Kish
Dinasti Pertama Uruk
Dinasti Pertama Ur
Dinasti Adab
Dinasti Ketiga Kish
Dinasti Pertama Lagash
Dinasti Ketiga Uruk
Dinasti Akkadia
Dinasti Kedua Lagash
Dinasti Kelima Uruk
Dinasti Ketiga Ur
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan