Sabtu, 24 Oktober 2026
05:51 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Ursyanabi

Ursyanabi

Bagikan:
250px-Study_of_Charon_1_F%C3%A9lix_Resurrecci%C3%B3n_Hidalgo.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tukang perahu dari dunia bawah, gambar karya Félix Resurrección Hidalgo.

Ursyanabi adalah seorang tukang perahu dari Hubur, sungai orang mati dalam mitologi Mesopotamia. Ia seperti Charon dalam Mitologi Yunani.[1]

Dia pertama kali disebutkan dalam mitos Enlil dan Ninlil, dengan nama SI.LU.IGI dan digambarkan sebagai seorang pria.[2] Dalam Wiracarita Gilgames, Ursyanabi merupakan teman Gilgames setelah kematian Enkidu. Mereka bertemu ketika Ursyanabi terlibat dalam pekerjaan mengumpulkan ular "urnu" (yaitu jenis ular yang tidak dapat dipahami) di dalam hutan. Perahu Ursyanabi pada awalnya bertenaga "benda-benda batu" yang tidak dapat dipahami, kemudian dihancurkan oleh Gilgames, sehingga dia mulai membuat 120 tiang pancang untuk menggantikan "benda-benda batu" yang telah dihancurkan tersebut untuk menggerakkan perahunya. Dia diusir dari Kur tanpa alasan yang jelas oleh Utnapishtim yang hidup abadi yang telah berhasil selamat dari banjir, mungkin karena Ursyanabi telah membantu dan membawa Gilgames melintasi Hubur. Mereka berdua kembali ke kota Uruk dan melihat kemegahan kota itu. Inkarnasinya dalam mitologi Asiria bernama Hamar-tabal, yang digambarkan sebagai monster yang mengerikan.[1]

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan