Kamis, 15 Oktober 2026
17:41 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M

Urbanisme Baru

Bagikan:
Ada usul agar artikel ini digabungkan ke Urbanisme baru. (Diskusikan) Diusulkan sejak November 2025.

Urbanisme baru (dalam bahasa Inggris: New Urbanism) adalah gerakan desain perkotaan yang dikembangkan untuk menghasilkan lingkungan terbangun dengan karakter kawasan yang mengoptimalkan sistem keleluasaan berjalan serta memiliki variasi jenis hunian dan tempat kerja. Gerakan ini muncul di Amerika Serikat pada awal 1980-an dan sejak itu memengaruhi praktik pengembangan lahan yasan, perencanaan kota, dan strategi penggunaan lahan di berbagai wilayah. Gerakan ini dikaitkan dengan respons terhadap pola penyebaran perkotaan dan pola pembangunan suburbia yang berkembang pasca Perang Dunia II.[1][2][3][4]

Akar konseptual urbanisme baru berasal dari praktik desain perkotaan sebelum dominasi penggunaan mobil pada masa pra–Perang Dunia II. Prinsip-prinsip dalam gerakan ini mencakup pengembangan lingkungan tradisional (traditional neighborhood development, TND) dan pembangunan berorientasi transit (transit-oriented development, TOD).[5] Dua konsep pengarah dalam pengembangan prinsip-prinsip tersebut adalah struktur komunitas yang terorganisasi dan pengelolaan lingkungan terbangun yang terkait dengan aspek ekologis.[6]

Urbanisme baru mencakup dukungan terhadap perencanaan regional untuk ruang terbuka, perencanaan dan arsitektur yang disesuaikan dengan konteks sekitar, serta penyediaan infrastruktur seperti fasilitas olahraga, perpustakaan, dan pusat komunitas. Gerakan ini juga mencakup konsep keterpaduan antara lokasi pekerjaan dan perumahan. Dalam dokumen The Charter of the New Urbanism, terdapat pembahasan mengenai pelestarian sejarah, keselamatan jalan, bangunan hijau, serta pemanfaatan kembali lahan bekas industri (lahan brownfield). Principles of Intelligent Urbanism sering digunakan sebagai referensi tambahan dalam pendekatan yang sejalan dengan urbanisme baru.[7]

Latar belakang

Urbanisme baru terbentuk pada dekade 1970-an dan 1980-an melalui gagasan desain perkotaan dari Léon Krier, yang memperkenalkan model rekonstruksi kota bergaya Eropa, serta teori pattern language yang disusun oleh Christopher Alexander. Istilah new urbanism mulai digunakan pada pertengahan 1980-an,[8][9] namun baru pada awal 1990-an istilah tersebut secara luas diperlakukan sebagai nama khusus suatu gerakan dan ditulis dengan huruf kapital sebagai New Urbanism.[10]

Pada tahun 1991, Local Government Commission di Sacramento, California, mengundang sejumlah arsitek, antara lain Peter Calthorpe, Michael Corbett, Andrés Duany, Elizabeth Moule, Elizabeth Plater-Zyberk, Stefanos Polyzoides, dan Daniel Solomon untuk menyusun prinsip-prinsip komunitas bagi perencanaan penggunaan lahan. Prinsip tersebut dikenal sebagai Prinsip Ahwahnee dinamai berdasarkan Hotel Ahwahnee di Taman Nasional Yosemite. Prinsip-prinsip tersebut dipresentasikan kepada sekitar seratus pejabat pemerintah pada musim gugur 1991 dalam konferensi pertama Yosemite Conference for Local Elected Officials.[11][12]

Referensi

  1. ↑ Anderson, Matthew B. (2017). New Urbanism (dalam bahasa Inggris). John Wiley & Sons, Ltd. hlm. 1–3. doi:10.1002/9781118786352.wbieg0016. ISBN 978-1-118-78635-2.
  2. ↑ Trudeau, Dan (2019). New Urbanism (dalam bahasa Inggris). John Wiley & Sons, Ltd. hlm. 1–10. doi:10.1002/9781118568446.eurs0223. ISBN 978-1-118-56844-6.
  3. ↑ Garde, Ajay (2020-12-22). "New Urbanism: Past, Present, and Future". Urban Planning (dalam bahasa Inggris). 5 (4): 453–463. doi:10.17645/up.v5i4.3478. ISSN 2183-7635.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  4. ↑ Talen, Emily (2024-09-09). New Urbanism (dalam bahasa Inggris) (Edisi 1). Oxford University PressNew York. hlm. 82–84. doi:10.1093/oso/9780197647769.003.0014. ISBN 978-0-19-764776-9.
  5. ↑ Roosa, Stephen Allen (2005-02). "Douglas S. Kelbaugh, Repairing the American Metropolis: Common Place Revisited, (Seattle, Washington: University of Washington Press, 2002)". Journal of Urban Affairs. 27 (1): 123–125. doi:10.1111/j.0735-2166.2005.00227c.x. ISSN 0735-2166.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  6. ↑ "Urbanism Principles". www.newurbanism.org. Diakses tanggal 2025-11-22.
  7. ↑ Talen, Emily (2002-01-01). "The social goals of new urbanism". Housing Policy Debate. 13 (1): 165–188. doi:10.1080/10511482.2002.9521438. ISSN 1051-1482.
  8. ↑ Reid, Barton (1985). The New Urbanism as a Way of Life [microform] : the Relationship Between Inner City Revitalization in Canada and the Rise of the New Middle Class (dalam bahasa Inggris). Thesis (M.C.P.)--University of Manitoba. ISBN 978-0-315-14862-8.
  9. ↑ Meinig, D. W. (2010-01-01). The Shaping of America: A Geographical Perspective on 500 Years of History: Volume 4: Global America, 1915–2000 (dalam bahasa Inggris). Yale University Press. ISBN 978-0-300-17394-9.
  10. ↑ Urban Design Update: Newsletter of the Institute for Urban Design (dalam bahasa Inggris). The Institute. 1991.
  11. ↑ "The Ahwahnee Principles". Local Government Commission (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-22.
  12. ↑ "Ahwahnee Principles for Resource-Efficient Communities". CivicWell (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-22.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan