Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (Desember 2022) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini) |

Upa-Upa atau Mangupa adalah Upacara adat dalam kehidupan masyarakat Mandailing dan Angkola yang lahir dari penghayatan leluhur masyarakat Mandailing dan Angkola terhadap keberadaan zat yang gaib, yang berkuasa, yang mengatur alam semesta, termasuk kehidupan manusia agar keselamatan dan kesuksesan mudah untuk tercapai.[1]
Upacara Mangupa diadakan pada acara pernikahan, Anak yang baru lahir, sambutan kepada tamu besar, memasuki rumah baru dan untuk orang yang baru terkena musibah .[2]
Pranala luar
- Bupati Madina saksikan Upa-upa Dzulmi Eldin Diarsipkan 2016-05-13 di Wayback Machine
- Upacara Mangupa haroan boru atau Patobang anak:Nasehat Sakral bagi pasangan pengantin di tapanuli selatan, Sumatera Utara Diarsipkan 2016-04-24 di Wayback Machine
Referensi
- ↑ Linguistik Indonesia. Yayasan Obor Indonesia. hlm. 76. Diakses tanggal 2019-07-06.
- ↑ "Upa Upa Paulak Ni Tondi » Perpustakaan Digital Budaya Indonesia". Perpustakaan Digital Budaya Indonesia. 2018-08-15. Diakses tanggal 2019-07-06.
Artikel bertopik budaya ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |