Kamis, 08 Oktober 2026
23:05 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

Undius Kogoya

Bagikan:
Undius Kogoya
Meninggal22 Oktober 2025
Jae, Wandai, Intan Jaya, Papua Tengah
PengabdianOrganisasi Papua Merdeka
KesatuanTentara Pembebasan Nasional Papua Barat
Perang/pertempuranKonflik Papua

Undius Kogoya (meninggal 22 Oktober 2025) adalah seorang tokoh separatis Papua dan komandan TPNPB-OPM di Intan Jaya.

Biografi

Undius bergabung dengan OPM pada tahun yang tidak diketahui. Namanya pertama kali tercatat dalam catatan kriminal kepolisian pada tanggal 30 Mei 2020 ketika ia dan kelompoknya membunuh Yunus Sani. Pada tanggal yang sama, ia masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO).[1] Pada tanggal 9 Agustus 2022, Undius terpilih sebagai Panglima KODAP VIII Intan Jaya setelah kematian Ayub Waker.[2]

Selama menjadi komandan OPM, Undius beserta dengan pasukannya melancarkan aksi geriliya di Tembagapura, Timika, Intan Jaya dan Paniai.[3] Di Paniai, ia mendirikan markasnya di Distrik Bibida, Paniai.[4] Ia juga merekrut pembelot TNI bernama Danis Murib ke dalam pasukannya.[5] Kelompok pimpinannya dikenal suka melancarkan aksi kekerasan terhadap warga sipil dan juga pembakaran terhadap fasilitas umum. Pada bulan Juni 2024, pemerintah mengatakan bahwa kelompok Undius Kogoya telah melancarkan 21 aksi kejahatan.[6] Pada tahun 2025, kelompoknya melancarkan 12 aksi kekerasan.[7] Ia juga menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Intan Jaya dengan mengatakan bahwa program tersebut adalah senjata biologis pemerintah untuk meracuni generasi orang Papua di masa depan melewati makanannya. Di samping itu juga, ia tidak segan-segan untuk membakar sekolah dan pembunuh "pengkhianat" di Intan Jaya.[8]

Selain melancarkan serangan terhadap Pasukan TNI, ia juga menyerang pasukan West Papua Army (WPA) yang merupakan bagian dari ULMWP pimpinan Benny Wenda. Aksi perlawanan terhadap WPA pertama kali ia lakukan pada bulan Januari 2023 ketika ia menangkap anggota WPA yang memasuki wilayahnya di Paniai. Setelah menahan mereka, ia memberikan peringatan kepada anggota WPA untuk tidak memasuki Intan Jaya. Pada tanggal 20 April 2023, pasukannya melancarkan serangan pertama kali terhadap kelompok WPA pimpinan Joni Botak Beanal di Intan Jaya dan menewaskan empat pasukan Joni.[9]

Undius meninggal dunia pada tanggal 22 Oktober 2025 di Kampung Jae, Distrik Wandai karena sakit.[10] Tujuh hari sebelum kematiannya, ia pemimpin Penyerangan Soanggama. Dalam penyerangan tersebut, 14 anak buahnya tewas.[7]

Referensi

  1. ↑ Nadzib, Abu. "Ini Sosok Undius Kogoya, Salah Satu Dalang Penyerangan di Papua". news.espos.id. Espos News. Diakses tanggal 18 Juni 2026.
  2. ↑ Jubi, Jubi. "Undius Kogoya pimpin KODAP VIII Intan Jaya". jubi.id. Tabloid Jubi. Diakses tanggal 18 Juni 2026.
  3. ↑ Suara Papua, Suara Papua. "TPNPB Umumkan Duka Nasional Atas Meninggalnya Pangkodap VIII Intan Jaya". suarapapua.com. Suara Papua. Diakses tanggal 18 Juni 2026.
  4. ↑ Kumparan, Kumparan. "KKB Pimpinan Undius Kogoya di Paniai Kabur saat Digerebek, Senjata-Peluru Disita". kumparan.com. Kumparan. Diakses tanggal 18 Juni 2026.
  5. ↑ Luthfiani, Desty. "Anggota TPNPB OPM Undius Kogoya yang Tewas dalam Baku Tembak di Paniai Baru Bergabung 4 Bulan". tempo.co. Tempo. Diakses tanggal 18 Juni 2026.
  6. ↑ Loen, Alexander. "Satgas Damai Cartens beberkan 21 kejahatan TPNPB Undius Kogoya". jubi.id. Tabloid Jubi. Diakses tanggal 18 Juni 2026.
  7. 1 2 Detik, Detik. "Jejak Berdarah Pimpinan KKB Undius Kogoya Sebelum Meninggal gegara Sakit". detik.com. Detik. Diakses tanggal 18 Juni 2026.
  8. ↑ BBC, BBC. "Mengapa siswa sekolah di Yahukimo Papua menolak program makan bergizi gratis?". detik.com. BBC. Diakses tanggal 18 Juni 2026.
  9. ↑ IPAC (6 Februari 2024). Managing Conflict in Papua:Suggestions for a New President (PDF) (Laporan). Institute for Policy Analysis of Conflict.
  10. ↑ Janur, Katharina. "Meninggal Karena Sakit, Ini Sederet Aksi Mengerikan KKB Undius Kogoya". liputan6.com. Liputan 6. Diakses tanggal 18 Juni 2026.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan