Rabu, 21 Oktober 2026
11:03 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari

Undang-Undang Kebebasan Informasi 2000

Bagikan:

Undang-Undang Kebebasan Informasi 2000 (bahasa Inggris:Freedom of Information Act 2000) adalah sebuah Undang-Undang dalam Parlemen Britania Raya yang memberikan "hak akses" masyarakat kepada informasi yang dipegang oleh otoritas publik. UU tersebut adalah penerapan dari legislasi kebebasan informasi di Britania Raya pada tingkat nasional. UU tersebut mengimplementasikan sebuah komitmen manifesto dari Partai Buruh dalam pemilihan umum tahun 1997, yang dikembangkan oleh Dr David Clark sebagai sebuah Kertas Putih tahun 1997. Versi terakhir dari UU tersebut diyakini berasal dari proporsal tersebut meskipun Partai Buruh berada dalam oposisi. Tujuan bulat dari UU tersebut diberlakukan pada 1 Januari 2005.

UU tersebut adalah tanggung jawab dari Lord Chancellor's Department (sekarang berganti nama menjadi Kementerian Keadilan). UU tersebut kemudian berujung pada penggantian nama Komisioner Perlindungan Data (sejalan dengan yang diatur dalam UU Perlindungan Data), yang sekarang dikenal sebagai Komisioner Informasi. Jawatan Komisioner Informasi menaungi operasi dari UU tersebut.

Hukum kebebasan informasi kedua yang ada di Inggris, Undang-Undang Kebeasan Informasi (Skotlandia) 2002 (asp 13), disahkan oleh Parlemen Skotlandia pada tahun 2002, agar badan-badan masyarakat yang lebih bernaung di bawah naungan parlemen Holyrood, ketimbang Westminster, memiliki yurisdiksi, Untuk lembaga-lembaga tersebut, UU tersebut memenuhi keperluan yang sama dengan UU tahun 2000.

Sekitar 120,000 permintaan dibuat setiap tahun.[1] Para warga negara swasta meliputi 60% diantaranya, dengan kepentingan bisnis dan jurnalis masing-masing meliputi 20% dan 10%.[1] Permintaan junalis lebih sering ketimbang permintaan bisnis dan individual. UU tersebut berbiaya £35.5 juta pada tahun 2005.[2]

Referensi

  1. 1 2 "Independent Review of the impact of the Freedom of Information Act: A REPORT PREPARED FOR THE DEPARTMENT FOR CONSTITUTIONAL AFFAIRS", Frontier Economics Ltd, October 2006. Retrieved on 2012-05-28.
  2. ↑ "Every expense spared", The Economist, 19 December 2006, Number 8532, page 46. Retrieved on 2011-07-20.

Bacaan tambahan

  • The Law of Freedom of Information (MacDonald, Jones et al.: OUP 2003)
  • Information Rights (Coppel at al.: Sweet and Maxwell 2004)
  • Your Right To Know (Brooke, H.: Pluto Press 2006)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan