Rabu, 30 September 2026
03:33 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Undang

Undang

bentuk pemerintah adat di Negeri Sembilan, Malaysia

Bagikan:
250px-CO_1069-505-05_%287893293422%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Para Undang dari Negeri Sembilan, 1897.

Yang Teramat Mulia Dato' Undang Yang Empat Negeri Sembilan adalah kepala pemerintahan atau kepala daerah yang memiliki peran penting di Negeri Sembilan, Malaysia. Nama Undang diyakini diambil dari kata undang-undang.

Orang Minangkabau yang berada di Negeri Sembilan—saat ini bagian dari Malaysia—pada akhir abad ke-17 dipimpin oleh seorang penghulu yang dipilih dari keluarga terhormat Sakai dan Jakun yang disebut dengan Biduanda. Para penghulu ini, khususnya yang berada di Sungai Ujong, Jelebu, Johol, dan Rembau semakin lama menjadi cukup kuat untuk menjadikan dirinya lebih tinggi dari penghulu lainnya. Penghulu-penghulu ini kemudian diakui oleh Kesultanan Johor Lama sebagai penguasa daerah mereka masing-masing. Pada awal abad ke-18, para pemimpin empat daerah ini kemudian mulai menggunakan gelar Undang.[1]

Konstitusi Malaysia saat ini mengakui keberadaan Undang di bawah Pasal 71, 160, 181, serta Jadwal Kedelapan dari Konstitusi Federal sebagai Penguasa Melayu di dalam Federasi. Saat ini, Undang masih dipilih dari keluarga-keluarga terhormat di Negeri Sembilan. Bentuk suksesi dari para Undang adalah dengan cara matrilineal dan cara elektif sekaligus, mengikuti Adat Purbakala.

Suksesi dan gelar

250px-CO_1069-491-09_%287888096290%29_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Para Undang di Negeri Sembilan (empat orang di baris tengah sebelah kanan) bersama Tuanku Muhammad Shah (baris tengah, kedua dari kiri), 1903.

Seorang Undang dipilih dari keluarga bangsawan di masing-masing Luak (distrik) melalui jalur ibu dan menjadi bagian Adat Perpatih di Negeri Sembilan.

  • Undang Sungai Ujong dipilih dari Waris Hulu dan Waris Hilir yang berasal dari keluarga bangsawan Wangsa Klana dan mewariskan gelar Dato' Klana Petra.
  • Undang Jelebu dipilih dari tiga keluarga bangsawan yang meliputi Waris Ulu Jelebu, Waris Sarin, dan Waris Kemin.[2]
  • Undang Johol merupakan suksesi matrilineal dari dua anggota keluarga yang meliputi Perut Gemencheh dan Perut Johol. Biasanya, anak laki-laki dari kakak perempuan pemegang jabatan yang menjadi penerus kedudukannya.
  • Undang Rembau dipilih dari dua keluarga bangsawan besar di Luak tersebut secara bergantian, yaitu Waris Jakun (mewariskan gelar Dato' Lela Maharaja) dan Waris Jawa (mewariskan gelar Dato' Sedia di-Raja). Sama seperti Undang Johol, anak laki-laki dari kakak perempuan pemegang jabatan yang menjadi penerus kedudukannya.
Luak Gelar Undang[3] Berkuasa sejak
Sungai Ujong Dato' Klana Petra Dato' Mubarak bin Dohak 1993
Jelebu Dato' Mendika Menteri Akhirulzaman Dato' Maarof bin Mat Rashad 2019
Johol Dato' Johan Pahlawan Lela Perkasa Setiawan Dato' Muhammad bin Abdullah 2016
Rembau Dato' Lela Maharaja / Dato' Sedia di-Raja Dato' Muhamad Sharip bin Othman 1999

Istri utama dari seorang Undang akan mendapat gelar kehormatan To' Puan.

Tugas

Undang memiliki tugas menjadi wakil kepala negara bagian, wakil kepala agama Islam sebagai agama resmi, menegakkan dan menjaga posisi khusus orang Bumiputera di Negeri Sembilan, menghadiri upacara pembukaan Dewan Undangan Negeri, serta memilih Yang di-Pertuan Besar yang juga merupakan kepala negara bagian. Para Undang sendiri tidak dapat mencalonkan dirinya menjadi Yang di-Pertuan Besar dan mereka hanya bisa memilih kandidat Muslim Melayu yang juga seorang "keturunan Raja Radin ibni Raja Lenggang yang sah secara hukum".

Referensi

  1. ↑ Ghafar, Faridzwan Abdul (2019). Balai Undang di Negeri Sembilan: 1933–2004 (dalam bahasa Melayu). Sungei Ujong Press.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Gullick, J.M. (1946). "104. The Election of an Undang of Jelebu". Man. Vol. 46. Institut Antropologi Kerajaan Britania Raya dan Irlandia. hlm. 122–125. doi:10.2307/2792637.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ "Undang dan Tunku Besar Tampin". Portal Rasmi Kerajaan Negeri Sembilan (dalam bahasa Melayu). Pemerintah Negeri Sembilan. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-06-28. Diakses tanggal 25 Juli 2021.


40px-Flag_map_of_Malaysia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Malaysia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan