Selasa, 22 September 2026
23:31 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Festival Film Cannes

Festival Film Cannes

Artikel ini perlu dikembangkan dari artikel terkait di Wikipedia bahasa Inggris. (Juli 2024)
klik [tampil] untuk melihat petunjuk sebelum menerjemahkan.
  • Lihat versi terjemahan mesin dari artikel bahasa Inggris.
  • Terjemahan mesin Google adalah titik awal yang berguna untuk terjemahan, tapi penerjemah harus merevisi kesalahan yang diperlukan dan meyakinkan bahwa hasil terjemahan tersebut akurat, bukan hanya salin-tempel teks hasil terjemahan mesin ke dalam Wikipedia bahasa Indonesia.
  • Jangan menerjemahkan teks yang berkualitas rendah atau tidak dapat diandalkan. Jika memungkinkan, pastikan kebenaran teks dengan referensi yang diberikan dalam artikel bahasa asing.
  • Setelah menerjemahkan, {{Translated|en|Cannes Film Festival}} harus ditambahkan di halaman pembicaraan untuk memastikan kesesuaian hak cipta.
  • Untuk panduan lebih lanjut, lihat Wikipedia:Panduan dalam menerjemahkan artikel.
Festival Film Cannes
LokasiCannes, Prancis
DidirikanSeptember 20, 1946;80 tahun lalu (1946-09-20) (sebagai International Film Festival)
PenghargaanPalme d'Or, Grand Prix
Situs web resmi
250px-Cannes_vu_du_Suquet.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cannes terlihat dari Le Suquet

Festival Cannes (/kæn/; bahasa Prancis:Festival de Cannes), sampai tahun 2002 disebut sebagai International Film Festival (bahasa Prancis:Festival international du film) dan dikenal dalam bahasa Inggris sebagai Cannes Film Festival (bahasa Indonesia:Festival Film Cannes), adalah festival film tahunan yang diadakan di Cannes, Prancis, yang menayangkan film-film baru dari seluruh genre, termasuk film dokumenter dari seluruh dunia. Pertama kali diadakan pada tahun 1946, festival ini diadakan setiap tahun (biasanya pada bulan Mei) di Palais des Festivals et des Congrès.[1] Festival ini merupakan salah satu dari "Big Three" bersama dengan Festival Film Venesia dan Festival Film Internasional Berlin.

Pada 1 Juli 2014, pendiri dan mantan kepala operator TV berbayar Prancis Canal+, Pierre Lescure, menjabat sebagai Presiden Festival ini, sementara Thierry Fremaux menjadi General Delegate. Dewan direksi juga menunjuk Gilles Jacob sebagai Presiden Kehormatan Festival.[2][3]

Festival Film Cannes 2018 berlangsung pada 8 hingga 19 Mei 2018. Presiden juri festival tahun ini adalah aktris Australia Cate Blanchett, dan Shoplifters, yang disutradarai oleh Hirokazu Kore-eda, memenangi Palme d'Or.[4]

Dewan juri

Sebelum dimulainya setiap acara, dewan direksi Festival menunjuk juri yang memiliki tanggung jawab tunggal untuk memilih film mana yang akan menerima penghargaan Cannes. Juri dipilih dari berbagai seniman internasional, berdasarkan pada karya mereka dan rasa hormat dari rekan-rekan mereka.[5] Penunjukan Presiden Juri dilakukan setelah beberapa proposal manajemen tahunan yang dibuat pada musim gugur dan diajukan ke dewan direksi Festival untuk divalidasi.[6]

  • Feature Film – Juri internasional yang terdiri dari seorang Presiden dan berbagai tokoh film atau seni, yang menentukan hadiah untuk film fitur dalam Kompetisi (Feature Film in Competition) terbaik.
  • Cinéfondation dan Film Pendek – Terdiri dari seorang Presiden dan empat tokoh film. Mereka memberikan penghargaan Film Pendek Palme d'Or serta tiga film terbaik dari Cinéfondation.
  • Un Certain Regard – Terdiri dari Presiden, jurnalis, mahasiswa di bidang perfilman, dan profesional industri. Mereka memberikan Hadiah Un Certain Regard untuk film terbaik dan, lebih jauh, memberi penghargaan pada dua film lainnya.
  • Caméra d'Or – Terdiri dari seorang Presiden, serta sutradara film, teknisi, dan kritikus Prancis dan internasional. Mereka memberi penghargaan film terbaik dalam kategori apa pun.

Juri bertemu setiap tahun di Villa Domergue yang bersejarah untuk memilih para pemenang.[7]

Penghargaan

250px-Palmed%27or.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Palme d'Or dianugerahkan kepada film Apocalypse Now pada Festival Film Cannes 1979
250px-L%C3%A9a_Seydoux_Ad%C3%A8le_Exarchopoulos_C%C3%A9sars_2014.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pada tahun 2013, Adèle Exarchopoulos dan Léa Seydoux menjadi anggota pemain pertama dan satu-satunya yang menerima Palme d'Or bagi Blue Is the Warmest Colour dalam "langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya", bersama sutradara Abdellatif Kechiche.

Penghargaan paling bergengsi yang diberikan di Cannes adalah Palme d'Or ("Palem Emas") untuk film terbaik.

Pengaruh

Festival ini telah menjadi pameran yang penting bagi perfilman Eropa. Jill Forbes dan Sarah Street berpendapat dalam European Cinema: An Introduction (ISBN0333752104), bahwa Cannes "menjadi...sangat penting bagi kepentingan kritik dan komersil serta bagi upaya masyarakat Eropa untuk menjual film-film mereka yang berbasis kualitas artistik mereka" (hlm. 20).[10] Forbes dan Street juga menunjukkan bahwa, bersama dengan festival lain seperti Festival Film Venesia dan Festival Film Internasional Berlin, Cannes menawarkan kesempatan untuk menentukan citra perfilman negara tertentu dan umumnya menumbuhkan gagasan bahwa perfilman Eropa adalah perfilman "seni".[10]

Selain itu, mengingat paparan media yang besar, festival yang tidak dibuka untuk umum ini dihadiri oleh banyak bintang film dan merupakan tempat yang populer bagi produser film untuk meluncurkan film baru mereka dan untuk mencoba menjual karya mereka kepada distributor yang datang dari seluruh dunia.

Dalam karya populer

Meskipun sebagian besar perhatian media yang diterima festival adalah jurnalistik, festival ini telah dieksplorasi dari sudut pandang fiksi oleh para novelis selama bertahun-tahun.

Super-Cannes karya J. G. Ballard menceritakan tentang elit Eropa yang hidup dalam masyarakat tertutup oleh festival tersebut. Epiphany Jones karya Michael Grothaus adalah sindiran sosial tentang festival dan industri film serta mengeksplorasi perdagangan seks yang terjadi selama festival. Buku tersebut dijuluki sebagai salah satu novel Hollywood terbaik sepanjang masa oleh Entertainment Weekly.[11] Cannes: The Novel Iain Johnstone adalah kisah distopian mengenai teroris yang menyandera festival ini.

Selain karya-karya fiksi tersebut, festival ini telah diuji dalam konteks mulai dari budaya hingga sejarah di sejumlah buku non-fiksi.[12]

Festival film ini juga digambarkan dalam berbagai film seperti Evening in Byzantium (1978) yang menceritakan tentang seorang teroris yang mengacaukan festival film ini. Film ini diangkat dari sebuah novel. Almost Perfect Affair (1979) menceritakan sebuah kisah komedi romantis tentang perselingkuhan antara si pembuat film dan sang istri pengusaha film yang terjadi pada festival film ini. Film lainnya, Mr. Bean's Holiday (2007) menceritakan perjalanan Mr. Bean (Rowan Atkinson) yang menerima hadiah perjalanan ke Cannes, dalam perjalanannya ia menghadiri festival ini.[13]

Lihat pula

Referensi

  1. "Presentation of the Palais". palaisdesfestivals.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-06-20. Diakses tanggal 31 Mei 2017.
  2. "Cannes Film Festival Names Pierre Lescure President" (dalam bahasa Inggris). The Hollywood Reporter. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-04-01. Diakses tanggal 14 Januari 2014.
  3. "Pierre Lescure elected President of the Festival de Cannes". Festival de Cannes. Diarsipkan dari asli tanggal 26 Maret 2016. Diakses tanggal 28 Maret 2015.
  4. "Cannes 2018: Hirokazu Kore-eda's Shoplifters wins the Palme d'Or – as it happened". theguardian.com (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-05-28. Diakses tanggal 19 Mei 2018.
  5. "Festival de Cannes: Juries". festival-cannes.com. Diarsipkan dari asli tanggal 27 September 2007.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. "Festival de Cannes: Juries". festival-cannes.com. Diarsipkan dari asli tanggal 18 April 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. "Patrimoine: Villa Domergue". Site officiel de la Ville de Cannes. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-03-20. Diakses tanggal 6 Juli 2017.
  8. "Pixar pooch picks Up Cannes prize". BBC News. 22 Mei 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-10-08. Diakses tanggal 27 Mei 2009.
  9. "Transgender activist Pascale Ourbih on Cannes gay prize jury". On Top Magazine. 10 Mei 2010. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-03-20. Diakses tanggal 28 Mei 2017.
  10. 1 2 Forbes, Jill; Street, Sarah (2001). European Cinema: An Introduction. London: Macmillan Publishers. ISBN 0-333-75210-4.
  11. "The most irresistible Hollywood novels". EW.com (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-03-20. Diakses tanggal 11 Oktober 2018.
  12. "16 Books About Cannes Film Festival you Have to Read - Cannes Estate". Cannes Estate (dalam bahasa Inggris (Britania)). 6 Juli 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2018-10-11. Diakses tanggal 11 Oktober 2018.
  13. Ruthe Stein (24 Agustus 2007). "Look out, France – here comes Mr. Bean". San Francisco Chronicle. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2008-12-16. Diakses tanggal 24 Agustus 2007.

Bacaan lebih lanjut

Situs web
Buku

Media

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Festival Film Cannes.
Penghargaan
Penghargaan diberikan
oleh entitas independen
Berdasarkan Tahun
1946 · 1947 · 1949 · 1951 · 1952 · 1953 · 1954 · 1955 · 1956 · 1957 · 1958 · 1959 · 1960 · 1961 · 1962 · 1963 · 1964 · 1965 · 1966 · 1967 · 1968 · 1969 · 1970 · 1971 · 1972 · 1973 · 1974 · 1975 · 1976 · 1977 · 1978 · 1979 · 1980 · 1981 · 1982 · 1983 · 1984 · 1985 · 1986 · 1987 · 1988 · 1989 · 1990 · 1991 · 1992 · 1993 · 1994 · 1995 · 1996 · 1997 · 1998 · 1999 · 2000 · 2001 · 2002 · 2003 · 2004 · 2005 · 2006 · 2007 · 2008 · 2009 · 2010 · 2011 · 2012 · 2013  · 2014 · 2015 · 2016 · 2017 · 2018 · 2019 · 2020 · 2021 · 2022
Festival film terakreditasi FIAPF
Fitur Kompetitif
Spesialisasi Kompetitif
Non-kompetitif
Dokumenter dan Film Pendek

43°33′03.10″N 7°01′02.10″E / 43.5508611°N 7.0172500°E / 43.5508611; 7.0172500

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan