Jumat, 23 Oktober 2026
17:50 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Umschlagplatz

Umschlagplatz

Bagikan:
Umschlagplatz di Ghetto Warsawa
Umschlagplatz
Monumen nasional di bekas Umschlagplatz Ghetto yang melambangkan gerbong barang dengan pintu terbuka, Jalan Stawki, Warsawa
Umschlagplatz
Yahudi Polandia yang dimasukkan ke dalam kereta api di Ghetto Warsawa

Umschlagplatz (Jerman: titik pengumpulan atau titik muat ulang) adalah istilah yang digunakan selama Holokaus untuk menunjuk area penampungan di dekat stasiun kereta api di Polandia selama Perang Dunia II, tempat orang-orang Yahudi dari ghetto dikumpulkan untuk dideportasi ke kamp pemusnahan Nazi. Titik pengumpulan terbesar berada di Warsawa, berdekatan dengan Ghetto Warsawa. Pada tahun 1942, antara 254.000 hingga 265.000 orang Yahudi melewati Umschlagplatz Warsawa dalam perjalanan menuju Kamp pemusnahan Treblinka selama Operasi Reinhard,[1] fase paling mematikan dari Holokaus di Polandia.[2][3] Sering kali mereka yang menunggu kedatangan kereta api Holokaus ditahan di Umschlagplatz semalaman.[4] Contoh Umschlagplatz lainnya meliputi tempat di stasiun Radogoszcz—di dekat Ghetto Łódź—tempat orang-orang dikirim ke Kamp pemusnahan Chełmno dan Auschwitz.[5][6]

Pada tahun 1988, sebuah monumen didirikan di Warsawa untuk mengenang para korban deportasi dari Umschlagplatz. Monumen yang menyerupai gerbong barang dengan pintu terbuka ini terletak di sudut Jalan Stawki.[7]

Penggunaan

Umschlagplatz adalah kata dalam bahasa Jerman yang secara teknis menunjukkan tempat penanganan seluruh barang untuk transportasi kereta api.[8] Istilah tersebut disalahgunakan oleh kaum Nazi yang menggunakannya sebagai eufemisme untuk lokasi tempat orang-orang akan dideportasi ke kamp-kamp pemusnahan. Seperti halnya penggunaan Sonderbehandlung ("penanganan khusus"),[9] Umschlagplatz mendehumanisasi kegiatan tersebut.[10] Istilah ini juga menyamarkan—melalui bahasa yang ambigu—tujuan akhir dari titik pengumpulan tersebut, yakni mengirim ratusan ribu orang menuju kematian mereka. Pada bulan Januari 1943, Heinrich Himmler menerima Laporan Korherr, sebuah perhitungan statistik mengenai berapa banyak orang Yahudi yang tersisa di Eropa; laporan tersebut memperjelas bahwa orang-orang melewati Umschlagplatz dan tidak ada terminologi lain yang akan digunakan.[11]

Ghetto Warsawa

Selama Grossaktion Warsawa, yang dimulai pada 22 Juli 1942, orang-orang Yahudi dideportasi dalam gerbong barang yang padat ke Treblinka dua kali sehari, pada dini hari (sering kali setelah menunggu semalaman) dan pada pertengahan sore. Pada hari-hari tertentu, sebanyak 10.000 orang Yahudi dideportasi. Diperkirakan 300.000 orang Yahudi dibawa ke kamar gas Treblinka; beberapa sumber menggambarkannya sebagai pembunuhan suatu komunitas terbesar dalam Perang Dunia II. Aksi deportasi massal tersebut berakhir pada 21 September 1942, meskipun kereta menuju Treblinka tetap berangkat dari 19 April 1943 hingga berakhirnya Pemberontakan Ghetto Warsawa pada tahun 1943.[12]

Umschlagplatz Warsawa dibuat dengan memagari bagian barat stasiun kereta barang Warszawa Gdańska yang berbatasan dengan ghetto. Area tersebut dikelilingi oleh pagar kayu, yang belakangan digantikan oleh tembok beton. Bangunan dan instalasi kereta api di tempat itu, serta bekas tempat penampungan tunawisma dan rumah sakit, diubah menjadi fasilitas seleksi tahanan. Sisa bagian stasiun kereta api tersebut tetap menjalankan fungsi normalnya bagi seluruh bagian kota lainnya selama deportasi berlangsung.

330px-Umschlagplatz_Warsaw_Ghetto_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Orang Yahudi sedang menunggu deportasi di Umschlagplatz.

Jalur kereta api yang menuju ke alun-alun ini awalnya dibangun pada tahun 1876 sebagai jalur cabang dari jalur utama kota. Gudang-gudang dan bangunan lainnya didirikan antara tahun 1921 dan 1935.

Setelah invasi Jerman ke Polandia pada bulan September 1939 dan pendudukan atas negara tersebut, alun-alun ini berada di bawah pengawasan lembaga khusus Jerman, Transferstelle ("Biro Transfer"). Pada mulanya, lembaga ini bertujuan mengawasi arus lalu lintas barang antara Ghetto Warsawa yang baru dibentuk dan sisi "Arya" Warsawa. Pada saat itu, para penghuni ghetto menyebut alun-alun ini sebagai "Umschlag". Pada akhir Januari 1942, bagian selatan alun-alun dimasukkan ke dalam wilayah ghetto.

Deportasi ke Treblinka

330px-%C5%BBydzi_w_drodze_Umschlagplatz_1943.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Orang-orang Yahudi yang ditangkap selama Pemberontakan Ghetto Warsawa digiring menuju Umschlagplatz melalui Jalan Zamenhof.

Sejak bulan Juli 1942, bangunan-bangunan yang terletak di sekitar alun-alun mulai digunakan oleh pihak Jerman sebagai tempat seleksi. Orang-orang Yahudi dikumpulkan dan ditahan di sana sebelum dideportasi ke kamp pemusnahan Treblinka. Markas besar unit SS yang bertanggung jawab atas seleksi dan deportasi bertempat di gedung bekas sekolah dasar di Jalan Stawki. Umschlagplatz dibagi menjadi dua bagian. Bagian selatan, yang terletak di dalam wilayah ghetto bertembok, menjadi titik pengumpulan tempat orang-orang yang ditargetkan untuk diangkut menunggu kedatangan kereta api. Bagian utara mencakup jalur rel dan stasiun tempat orang-orang dimasukkan secara fisik ke dalam kereta api menuju Treblinka.

Pada awalnya, penangkapan massal untuk pengumpulan di Umschlagplatz diawasi oleh Polisi Ghetto Yahudi. Rumah-rumah atau seluruh blok pemukiman diisolasi, lalu seluruh penghuninya dipaksa berkumpul di titik terawasi, seperti jalan yang ditutup atau halaman dalam rumah susun. Setelah dokumen mereka diperiksa, orang-orang tersebut dipaksa berjalan menuju Umschlagplatz di bawah pengawalan. Bangunan-bangunan yang telah dikosongkan kemudian digeledah, dan mereka yang ditemukan bersembunyi langsung dibunuh di tempat atau digabungkan dengan rombongan yang sedang berjalan menuju alun-alun. Beberapa pemuda dipindahkan ke apa yang disebut Dulag, sebuah kamp internir sementara; sebagian dari mereka dari sana dikirim ke kamp kerja paksa alih-alih kamp pemusnahan.

Urutan pengosongan blok-blok ghetto diatur oleh pihak Jerman. Mulai bulan Agustus, tempat kerja dan pabrik (szopa) yang dikelola Jerman serta kantor-kantor Judenrat juga diisolasi, dan para personelnya turut dikirim ke Umschlagplatz. Pianis terkenal asal Polandia, Władysław Szpilman, berhasil selamat dari peristiwa maut tersebut setelah ditarik keluar dari kerumunan yang sedang dimasukkan ke dalam kereta menuju Treblinka. Szpilman ditarik dari antrean setelah dikenali oleh seorang polisi Yahudi yang kebetulan sedang bertugas menjaga Umschlagplatz. Kisah kelangsungan hidup Szpilman diuraikan dalam autobiografinya, The Pianist, yang kemudian diadaptasi menjadi film layar lebar oleh sutradara Roman Polanski. Polanski beserta keluarganya sendiri turut menjadi korban yang terdampak oleh Holokaus.

Sebagian besar orang yang tiba di Umschlagplatz dibawa ke sana melalui Jalan Zamenhof.

Monumen peringatan

Pada 18 April 1988, menjelang peringatan 45 tahun meletusnya Pemberontakan Ghetto Warsawa, sebuah monumen batu yang menyerupai gerbong barang terbuka diresmikan untuk menandai lokasi Umschlagplatz. Prasasti pada empat plakat peringatan dalam bahasa Polandia, Yiddish, Inggris, dan Ibrani berbunyi:

Melalui jalur penderitaan dan kematian ini, lebih dari 300.000 orang Yahudi digiring pada tahun 1942–1943 dari Ghetto Warsawa menuju kamar-kamar gas di kamp pemusnahan Nazi.

Sebanyak 400 nama depan Yahudi-Polandia yang paling populer, yang disusun berdasarkan urutan abjad dari Aba hingga Żanna, dipahat pada monumen tersebut. Masing-masing nama mengenang 1.000 korban Ghetto Warsawa. Bagian atas gerbang ini dimahkotai oleh batu nisan dari syenit (disumbangkan oleh pemerintah dan masyarakat Swedia) dengan motif hutan yang hancur—sebuah simbol dari pemusnahan bangsa Yahudi.

Pemilihan dan urutan warna pada monumen tersebut (warna putih dengan garis hitam pada dinding depan) merujuk pada pakaian ritual Yahudi.[13] Monumen ini dirancang oleh arsitek Hanna Szmalenberg dan pemahat Władysław Klamerus, menggantikan sebuah plakat peringatan yang diresmikan pada akhir dekade 1940-an. Pada tahun 2002, lokasi monumen beserta bangunan sekolah di sekitarnya dimasukkan ke dalam Daftar Monumen Bersejarah.[14]

Peringatan Umschlagplatz Warsawa
  • Plakat peringatan dan nama-nama depan Yahudi yang dipahat pada monumen
    Plakat peringatan dan nama-nama depan Yahudi yang dipahat pada monumen
  • Monumen Umschlagplatz, batu nisan syenit
    Monumen Umschlagplatz, batu nisan syenit
  • Trem ghetto asli di depan Monumen Umschlagplatz
    Trem ghetto asli di depan Monumen Umschlagplatz

Referensi

  1. ↑ Holocaust Encyclopedia. "Warsaw Ghetto Uprising". United States Holocaust Memorial Museum. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2012-01-19 – via Internet Archive.
  2. ↑ Gitta Sereny (2013) [1974]. Into That Darkness. Pimlico / Random House. hlm. 48, 330–331. ISBN 978-1-4464-4967-7.
  3. ↑ Robert Moses Shapiro (1999). Holocaust Chronicles. KTAV Publishing Inc. hlm. 35. ISBN 0-88125-630-7. Gross Aktion of July to September.
  4. ↑ Michal Grynberg (2003). Words to Outlive Us: Eyewitness Accounts from the Warsaw Ghetto. Macmillan. hlm. 167. ISBN 1-4668-0434-3.
  5. ↑ Herman Taube (2007). Surviving Despair: A Story about Perseverance. AuthorHouse. hlm. 110. ISBN 978-1-4343-4846-3.
  6. ↑ Joseph Tenenbaum (2016). Underground, The Story of A People. Pickle Partners Publishing. hlm. 186. ISBN 978-1-78625-796-3.
  7. ↑ "Umschlagplatz memorial". www.google.com. Diakses tanggal 5 September 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Johanna Rolshoven; Maria Maierhofer (2014). Das Figurativ der Vagabondage: Kulturanalysen mobiler Lebensweisen. Verlag. hlm. 35. ISBN 978-3-8394-2057-7.
  9. ↑ Lang, Berel (2003). Act and Idea in the Nazi Genocide (dalam bahasa Inggris). Syracuse University Press. ISBN 978-0-8156-2993-1.
  10. ↑ Shermer, Michael; Grobman, Alex (2009). Denying history: who says the Holocaust never happened and why do they say it?. University of California Press. hlm. 89–92. ISBN 978-0-520-26098-6.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  11. ↑ "Special treatment" (Sonderbehandlung)". The Holocaust History Project. Diakses tanggal 17 Agustus 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ Holocaust Encyclopedia (10 Juni 2013). "Warsaw Ghetto Uprising". US Holocaust Memorial Museum. Diarsipkan dari asli tanggal 2 Mei 2012. Diakses tanggal 25 Agustus 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ Wiesław Głębocki, Warszawskie pomniki, Wydawnictwo PTTK "Kraj", Warszawa 1990, hlm. 108
  14. ↑ Rejestr zabytów nieruchomych - Warszawa Diarsipkan 2012-09-13 di Wayback Machine Narodowy Instytut Dziedzictwa, hlm. 47, Diakses tanggal 11 Agustus 2012

Bibliografi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Umschlagplatz.
  • Bernard Goldstein. Five Years in the Warsaw Ghetto. Dolphin, Doubleday. New York, 1961
  • Emanuel Ringelblum. Kronika getta warszawskiego wrzesień 1939 - styczeń 1943. Warszawa 1988.

52°15′08″N 20°59′21″E / 52.2523083333°N 20.9890777778°E / 52.2523083333; 20.9890777778

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan