Kamis, 24 September 2026
04:33 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Umeboshi

Umeboshi

Makanan Khas di Jepang

250px-Umeboshi2.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Umeboshi
250px-Umeboshi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Umezuke, buah ume yang tidak dikeringkan

Umeboshi (Jepang: 梅干, dieja [u͍meboɕi] atau secara harfiah "ume kering") adalah asinan kering yang dibuat dari buah ume (Prunus mume) yang lazim dijumpai di Jepang.[1] Rasa sebenarnya adalah asam dan asin, tetapi kini juga diciptakan dalam berbagai pilihan rasa. Lazimnya ume ini diasinkan, tetapi dalam proses produksi modern bisa juga dibuat dengan teknik acar dengan cara direndam dalam larutan cuka sehingga tidak terlalu asin.

Manfaat dan penyajian

Umeboshi diletakkan di atas nasi sebagai asinan yang melambangkan bendera Jepang dan patriotisme, karena pada masa Perang Dunia Kedua, makanan seperti ini disarankan oleh pemerintah Jepang kepada penduduk, berhubung makanan bernutrisi lainnya telah disalurkan untuk tentara, dan dinamai hinomaru bento. Hinomaru merujuk kepada bentuk bulatan merah di bendera Jepang. Namun umeboshi juga sering dimasukkan ke dalam onigiri sebagai perasa, campuran di dalam ochazuke, atau sebagai permen.[2]

Citarasa

Umeboshi memiliki rasa yang kuat dan pekat – menambahkan umami dalam setiap makanan. Karena mengandung asam sitrat dengan intensitas tinggi, umeboshi terasa sangat asam, tangy, dan asin. Bagi yang tidak terbiasa akan sulit mengonsumsi umeboshi tanpa disertai makanan lain.

Manfaat kesehatan

Umeboshi dikenal sebagai makanan super Jepang dan telah digunakan sebagai salah satu makanan untuk pengobatan selama ratusan tahun. Para samurai Jepang biasa mengonsumsi umeboshi sebelum berperang dan untuk pemulihan dari keracunan makanan. Di era modern, orang Jepang mengonsumsi umeboshi untuk mengurangi sakit kepala setelah mengonsumsi alkohol, kandungan asam sitrat yang tinggi membantu melancarkan pencernaan, memberi stimulasi pada liver untuk aktif melakukan detoksifikasi.[3]

Umeboshi juga mengandung vitamin esensial seperti vitamin A, C, B1, B2, E dan K, serta mineral seperti zat besi, dan seng yang semua bermanfaat untuk kesehatan.[4]

Referensi

  1. Umeboshi, Perfect in Any Culinary Pickle, diakses dari situs Japantimes pada tanggal 12 Agustus 2013
  2. "Asam-Asam Asin si Umeboshi". detikfood. 12 Oktober 2011. Diakses tanggal 6 Oktober 2023.
  3. Club, Sakura Science. ""Umeboshi": The Health Secrets of Japan's Sourest Fruity Treat | S&T articles archive| Sakura Science Club". ssp.jst.go.jp (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-05-23.
  4. ""Umeboshi": The Health Secrets of Japan's Sourest Fruity Treat". nippon.com (dalam bahasa Inggris). 2017-10-03. Diakses tanggal 2024-05-23.
Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan