Kamis, 08 Oktober 2026
19:28 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Umbul-umbul

Umbul-umbul

Bagikan:
250px-Umbul-umbul_Bali_Red_and_White_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Umbul-umbul merah putih tradisional Bali, dibuat melengkung dan dihiasi dengan janur.

Umbul-umbul adalah bendera beraneka warna yang dipasang memanjang ke atas dan meruncing pada ujungnya, dipasang untuk memeriahkan suasana serta menarik perhatian.[1]

Umbul-umbul digunakan dalam budaya tradisional Jawa dan Bali, Indonesia di mana pemasangan umbul umbul tersebut dilakukan jika ada kegiatan besar.[2] Selain itu Umbul-umbul digunakan untuk tujuan dekoratif lainnya dan digunakan untuk media periklanan karena menarik perhatian.

Bentuk

Umbul-umbul berbentuk bendera dengan lebar sempit, dan mempunyai panjang empat sampai lima meter meruncing ke atas. Umbul umbul melekat dengan sisi panjang tiang bambu, atas dibengkokkan ke bawah.[3]

Umbul-umbul tradisional di Jawa dan Bali biasanya berbentuk melengkung, karena ditancapkan pada tiang bambu yang lentur sehingga sering berayun sesuai hembusan angin. Umbul-umbul tradisional mirip dengan penjor Bali, yang biasanya dipasang menyambut hari raya Galungan. Penjor adalah tiang bambu melengkung yang dihiasi anyaman janur, daun kelapa muda yang juga bahan pembuatan kulit ketupat. Bagian ujung umbul-umbul tradisional sering dihiasi dengan anyaman janur. Sementara umbul-umbul modern biasanya dipasang pada tiang logam yang lurus atau tiang bendera.

Warna

Secara tradisional umbul-umbul hanya terdiri satu warna.[4] Setiap warna memiliki makna khusus mereka tergantung pada jenis upacara, warna lain yang digunakan. yaitu:

  • Warna Hijau berarti untuk keberuntungan
  • Warna Biru berarti untuk kesuburan
  • Warna Putih berarti untuk kesucian
  • Warna Merah berarti untuk kekuatan dan keberanian
  • Warna Kuning berarti untuk kemakmuran dan keabadian.

Budaya

Di Jawa Umbul-umbul adalah simbol penanda ada upacara perayaan dan merupakan elemen penting dari perayaan, upacara dan festival Islam yang dapat ditemukan di hampir semua Masjid dalam acara pengajian, ramadhan, lebaran. Juga dalam acara budaya seperti pada upacara Sedekah Bumi, festival, dan lain-lain.

Di Bali Umbul-umbul adalah simbol kehadiran para dewa dan merupakan elemen penting dari perayaan, upacara dan festival Hindu yang dapat ditemukan di hampir semua pura.[5]

Referensi

  1. ↑ "Arti kata Umbul-Umbul". 25 Agustus 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-01-01. Diakses tanggal 2013-08-25.
  2. ↑ Bensley, Bill (2008). Paradise by Design. Tuttle Publishing. hlm. 116. ISBN 0-7946-0493-5.
  3. ↑ Robson, Stuart O. (2002). Javanese-English Dictionary. Tuttle Publishing. hlm. 779. ISBN 0-7946-0000-X.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)
  4. ↑ "Makna Umbul-Umbul". 25 Agustus 2013.
  5. ↑ "Umbul-Umbul Sebagai Sarana Upacara Agama Hindu Di Bali". 25 Agustus 2013.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Umbul-umbul.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan