Senin, 26 Oktober 2026
16:50 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Ulkus tekan

Ulkus tekan

Catattan

Bagikan:
Ulkus dekubitus
Nama lainDekubitus, ulkus tekan, cedera tekan, luka baring
250px-Decubitus_ulcer_stage_4.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dekubitus stadium IV yang memperlihatkan tuberositas iskium menonjol menembus jaringan, dan kemungkinan awal terjadinya osteomielitis.
SpesialisasiBedah plastik
Komplikasiinfeksi

Ulkus dekubitus adalah mati jaringan karena jaringan darah pada suatu bagian kulit dirintangi oleh tekanan terus-menerus sebagai akibat dari duduk yang terlalu lama, kondisi koma, atau imobilitas.[1] [2] Ulkus dekubitus dikenal juga dengan istilah bedsore.[2] Ulkus dekubitus terutama terjadi pada bagian tubuh yang bertulang atau tumit orang yang harus berbaring lama atau pingsan.[1][2] Ulkus dekubitus dapat dicegah dengan memakai bantal angin dan sering menggosak badan dengan kamperspiritus.[1]

Ulkus dekubitus biasanya terjadi pada seseorang diatas 70 tahun.[2] Ulkus dekubitus dapat disembuhkan jika didiagnosis sejak dini.[2] Ulkus dekubitus dapat ditandai dengan timbulnya bau tidak sedap dari bagian tubuh yang mengalami ulkus dekubitus dan borok atau bisul yang tejadi pada kulit.[2] Penyebab utama ulkus dekubitus adalah kurang gerak atau imobilitas.[2] Seseorang yang sedang dalam keadaan koma dan menderita penyakit inkontinensia usus berisiko tinggi terkena ulkus dekubitus.[2] Ulkus dekubitus dapat dicegah dengan:

  • Menggerakan badan dan mengganti posisi tubuh secara rutin.[2]
  • Menjaga kebersihan pribadi.[2]
  • Minum banyak air putih.[2]
  • Menghindari kontak dengan penderita ulkus dekubitus.[2]
  • Memeriksa kulit secara rutin.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 (Indonesia) Shadily, Hasan. "Ensiklopedia Indonesia". Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 (Indonesia) Persify. "Ulkus Dekubitus". Diakses tanggal 12 Juni 2014.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=[pranala nonaktif permanen]
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan