Senin, 02 November 2026
00:45 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Ulee Balang

Ulee Balang

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (Juni 2025) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
250px-Penari_Saman_Aceh.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penari Saman Aceh

Ulee Balang adalah salah satu pakaian adat Aceh yang paling dikenal. Nama Ulee Balang sendiri berasal dari istilah Melayu hulubalang, yang merujuk pada kalangan bangsawan atau pemuka yang memiliki gelar Teuku untuk laki-laki dan cut untuk perempuan. Dahulu, pakaian ini secara khusus dikenakan oleh para raja dan anggota keluarganya yang memegang kekuasaan di Aceh. Dalam konteks adat dan budaya, Ulee Balang bukan hanya simbol estetika, tetapi juga bagian dari struktur pemerintahan adat tradisional Aceh. Istilah ulee balang sendiri merujuk pada bangsawan atau pemimpin daerah dalam sistem pemerintahan kerajaan, yang memiliki fungsi administratif dan militer di bawah otoritas sultan. Maka, busana ini turut mencerminkan fungsi strategis pemakainya dalam struktur kekuasaan tradisional. Pakaian ini menjadi simbol kekuasaan, kehormatan, dan martabat tinggi dalam struktur sosial masyarakat Aceh masa lalu. Saat ini, pakaian tersebut dikenakan dalam upacara adat, pernikahan, atau perayaan kebudayaan sebagai representasi kebesaran budaya Aceh.[1]

Busana Ulee Balang terdiri atas dua varian utama, yaitu linto baro untuk laki-laki dan daro baro untuk perempuan. Linto baro mengenakan baju meukasah berwarna gelap (hitam atau biru tua), celana sileuweu, serta penutup kepala kupiah meukeutop.[2] Baju meukasah umumnya dibuat dari kain beludru dan dihiasi bordiran emas sebagai lambang kemegahan. Selain itu, dikenakan kain sarung songket sebagai pelapis pinggang dan pedang atau rencong yang diselipkan di sisi pinggang sebagai simbol keberanian.[2]

Warna pakaian Ulee Balang umumnya dipilih berdasarkan status dan acara. Warna hitam melambangkan kewibawaan, merah untuk keberanian, dan emas untuk kemuliaan. Motif sulaman khas Aceh yang menghiasi busana ini sering kali mengandung makna spiritual dan kearifan lokal, seperti motif awan berarak atau pucuk rebung, yang mencerminkan harapan dan pertumbuhan.[3]

Jenis pakaian

Dibedakan berdasarkan fungsinya untuk laki-laki dan perempuan, yaitu Linto Baro untuk laki-laki dan Daro Baro untuk perempuan. Keduanya dipakai dalam berbagai upacara adat, pernikahan, dan kegiatan resmi sebagai lambang kehormatan dan identitas masyarakat Aceh.

Pakaian Linto Baro terdiri dari beberapa elemen khas, pertama adalah Baju Meukeusah, baju berbahan beludru atau satin yang menyerupai jas tradisional. Baju ini telah dikenal sejak masa kerajaan Samudra Pasai dan Perlak, serta menampilkan kerah tegak bergaya Tionghoa. Hiasan sulaman emas dengan motif bunga khas Aceh, seperti pucok reubong, menghiasi bagian dada dan lengan sebagai lambang kesuburan dan kebersamaan.[4]

Sementara untuk perempuan Daro Baro menampilkan baju kurung panjang berbahan sutra tenun yang dihiasi sulaman benang emas. Baju ini dirancang longgar, menutupi lekuk tubuh sebagai wujud nilai kesopanan dan pengaruh Islam. Motif-motif sulaman dipadukan dengan kain songket Aceh, menonjolkan kemewahan sekaligus identitas kultural.[5]

Rujukan

40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.
  1. ↑ "Fakta Lengkap Tentang Baju Adat Aceh yang Elegan!". Traveloka. Diakses tanggal 2025-06-14.
  2. 1 2 VIVA, PT VIVA MEDIA BARU- (2024-10-14). "Mengungkap Keagungan Ulee Balang, Warisan Budaya Aceh yang Tak Lekang Waktu". banyuwangi.viva.co.id. Diakses tanggal 2025-06-15.
  3. ↑ Afra, Fida. "Mengenal Ulee Balang, Baju Adat Aceh Beserta Atributnya". detiksumut. Diakses tanggal 2025-06-15.
  4. ↑ "5 Sisi Unik Pakaian Adat Ulee Balang dari Aceh, Apa Saja?". www.orami.co.id. 2021-09-03. Diakses tanggal 2025-06-15.
  5. ↑ developer, mediaindonesia com. "7 Pakaian Adat Aceh Beserta Ciri Khasnya". mediaindonesia.com. Diakses tanggal 2025-06-15.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan