Minggu, 25 Oktober 2026
09:33 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Ulat tanah

Ulat tanah

spesies serangga

Bagikan:
Ulat tanah
250px-Agrotis_ipsilon_aneituma.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Risiko Rendah  (IUCN 3.1)[1]
(penilaian regional Eropa)
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Arthropoda
Kelas: Insecta
Ordo: Lepidoptera
Superfamili: Noctuoidea
Famili: Noctuidae
Genus: Agrotis
Spesies:
A. ipsilon
Nama binomial
Agrotis ipsilon
(Hufnagel, 1766)
Sinonim[3]
  • Phalaena ipsilon Hufnagel, 1766
  • Noctua suffusa (Denis & Schiffermüller, 1775)
  • Noctua ypsilon (von Rottemburg, 1776)
  • Phalaena idonea Cramer, 1780
  • Bombyx spinula Esper, 1786
  • Agrotis spinifera Villers, 1789
  • Phalaena spinula Donovan, 1801
  • Agrotis telifera Harris, 1841
  • Agrotis bipars Walker, 1857
  • Agrotis frivola Wallengren, 1860
  • Agrotis aneituma Walker, 1865
  • Agrotis pepoli Bertolini, 1874
  • Agrotis aureolum Schaus, 1898

Ulat tanah (Agrotis ipsilon) adalah ulat yang hidup di tanah biasa sebagai hama yang serangannya menyebabkan pangkal batang patah.[4] Hama tersebut akan menyerang dengan cara memotong batang tanaman sehingga tanaman tersebut mati.[5] Kemungkinan hama ulat tanah tersebut berasal dari penggunaan kotoran ayam dan sapi.[5]

Ciri-ciri

Ulat ini berwama kehitaman, berbintik-bintik atau bergaris.[6] Ulat Tanah memiliki pupa/ kepongpong berwarna coklat.[5] Badannya lunak liat, panjangnya sekitar 3–5 cm.[6] Pada siang hari, ulat ini hidup di dalam tanah sekitar tanaman.[6] Kupu-kupunya meletakkan telur di atas daun.[6] Ulat-ulat mudanya memakan daun dan tunas daun.[6] Imago betina mampu bertelur hingga 1800 butir.[5]

Referensi

  1. ↑ van Deijk, J.; Parsons, M.; van Swaay, C. (2026). "Agrotis ipsilon (Europe assessment)". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2026 e.T260173794A260173814. doi:10.2305/IUCN.UK.2026-1.RLTS.T260173794A260173814.en. Diakses tanggal 31 Juli 2026.
  2. ↑ NatureServe. "Agrotis ipsilon". NatureServe Explorer (dalam bahasa Inggris). Arlington, Virginia. Diakses tanggal 4 Juni 2026.
  3. ↑ "Agrotis ipsilon (Hufnagel, 1766)". Global Biodiversity Information Facility (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 4 Juni 2026.
  4. ↑ "Definisi Ulat Tanah". Kamus Besar. Diakses tanggal 2014-06-27.
  5. 1 2 3 4 "Tips Mengendalikan Hama Ulat Tanah". Gerbang Pertanian. 2011-06-17. Diakses tanggal 2014-06-27.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  6. 1 2 3 4 5 "Pengendalian Hama Ulat Tanah dan Tungau Pada Tanaman Semangka". Kementrian Pertanian. Diakses tanggal 2014-06-27.[pranala nonaktif permanen]
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan