Rabu, 21 Oktober 2026
11:07 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Ulat tanah

Ulat tanah

spesies serangga

Bagikan:
Ulat tanah
250px-Agrotis_ipsilon_aneituma.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Risiko Rendah  (IUCN 3.1)[1]
(penilaian regional Eropa)
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Arthropoda
Kelas: Insecta
Ordo: Lepidoptera
Superfamili: Noctuoidea
Famili: Noctuidae
Genus: Agrotis
Spesies:
A. ipsilon
Nama binomial
Agrotis ipsilon
(Hufnagel, 1766)
Sinonim[3]
  • Phalaena ipsilon Hufnagel, 1766
  • Noctua suffusa (Denis & Schiffermüller, 1775)
  • Noctua ypsilon (von Rottemburg, 1776)
  • Phalaena idonea Cramer, 1780
  • Bombyx spinula Esper, 1786
  • Agrotis spinifera Villers, 1789
  • Phalaena spinula Donovan, 1801
  • Agrotis telifera Harris, 1841
  • Agrotis bipars Walker, 1857
  • Agrotis frivola Wallengren, 1860
  • Agrotis aneituma Walker, 1865
  • Agrotis pepoli Bertolini, 1874
  • Agrotis aureolum Schaus, 1898

Ulat tanah (Agrotis ipsilon) adalah ulat yang hidup di tanah biasa sebagai hama yang serangannya menyebabkan pangkal batang patah.[4] Hama tersebut akan menyerang dengan cara memotong batang tanaman sehingga tanaman tersebut mati.[5] Kemungkinan hama ulat tanah tersebut berasal dari penggunaan kotoran ayam dan sapi.[5]

Ciri-ciri

Ulat ini berwama kehitaman, berbintik-bintik atau bergaris.[6] Ulat Tanah memiliki pupa/ kepongpong berwarna coklat.[5] Badannya lunak liat, panjangnya sekitar 3–5 cm.[6] Pada siang hari, ulat ini hidup di dalam tanah sekitar tanaman.[6] Kupu-kupunya meletakkan telur di atas daun.[6] Ulat-ulat mudanya memakan daun dan tunas daun.[6] Imago betina mampu bertelur hingga 1800 butir.[5]

Referensi

  1. ↑ van Deijk, J.; Parsons, M.; van Swaay, C. (2026). "Agrotis ipsilon (Europe assessment)". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2026 e.T260173794A260173814. doi:10.2305/IUCN.UK.2026-1.RLTS.T260173794A260173814.en. Diakses tanggal 31 Juli 2026.
  2. ↑ NatureServe. "Agrotis ipsilon". NatureServe Explorer (dalam bahasa Inggris). Arlington, Virginia. Diakses tanggal 4 Juni 2026.
  3. ↑ "Agrotis ipsilon (Hufnagel, 1766)". Global Biodiversity Information Facility (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 4 Juni 2026.
  4. ↑ "Definisi Ulat Tanah". Kamus Besar. Diakses tanggal 2014-06-27.
  5. 1 2 3 4 "Tips Mengendalikan Hama Ulat Tanah". Gerbang Pertanian. 2011-06-17. Diakses tanggal 2014-06-27.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  6. 1 2 3 4 5 "Pengendalian Hama Ulat Tanah dan Tungau Pada Tanaman Semangka". Kementrian Pertanian. Diakses tanggal 2014-06-27.[pranala nonaktif permanen]
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan