Kamis, 08 Oktober 2026
12:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Tzimtzum

Tzimtzum

Bagikan:
Kabala
120px-Tree_of_life_wk_02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sub-topik
Pohon kehidupan (Tree of life in Kabbalah)
Kabala
Sefirot
Seder hishtalshelus
Gematria
Qlippoth
Raziel
Ein Sof
Rishonim
Tzimtzum
Meditasi Yahudi
Astrologi Kabalistik
Pandangan Yahudi tentang astrologi
Tokoh
Shimon bar Yohai
Moshe Cordovero
Arizal
Ishak yang Buta
Bahya ben Asher
Azriel
Yosef Karo
Israel Sarug
Israel ben Eliezer
Gershom Scholem
Teks
Zohar
Sefer Yetzirah
Bahir
Heikhalot
Kategori
Kabala
Mistisisme Yahudi
Okultisme

Sebelum Penciptaan, hanya ada Ohr Ein Sof (cahaya tak terhingga) memenuhi seluruh keberadaan. Ketika muncul kehendak Allah untuk menciptakan dunia dan memunculkan hal-hal yang tampak ... Ia menyusutkan (dalam bahasa Ibrani "tzimtzum") Diri-Nya sendiri di titik pusat, paling tengah dari cahaya-Nya. Ia membatasi cahaya itu, menjauhkan ke tepian yang mengelilingi titik pusat, sehingga ada ruang yang hampa dan kosong melompong, jauh dari titik pusat... Setelah tzimtzum ini... Ia menarik ke bawah dari Or Ein Sof suatu garis lurus [berupa cahaya] dari cahaya-Nya yang mengelilingi [kekosongan] dari atas ke bawah [ke dalam kekosongan], dan merantainya turun ke dalam kekosongan itu .... Dalam ruang kosong itu Ia memunculkan, menciptakan, membentuk dan membuat seluruh dunia alam semesta. (Etz Chaim, Arizal, Heichal A"K, anaf 2)

— [1]]

Tzimtzum (bahasa Ibrani צמצום ṣimṣūm "kontraksi; konstriksi, kondensasi; penyusutan") adalah sebuah istilah yang digunakan dalam Kabala yang diajarkan oleh Isaac Luria, untuk menjelaskan doktrin barunya bahwa Allah (dalam Yudaisme) memulai proses penciptaan dengan "kontraksi" ("penyusutan") cahaya kekal-Nya guna menyediakan suatu "ruang konseptual" ("conceptual space") supaya realm fana dan tampaknya independen dapat muncul. Proses penyusutan perdana ini membentuk suatu Khalal/Khalal Hapanoi ("ruang kosong", חלל הפנוי) di mana cahaya penciptaan baru dapat bersinar, dirujuk secara umum kepada Tzimtzum. Dengan demikian tindakan penciptaan pertama merupakan penyembunyian/pengasingan ilahi. Ini kontras dengan ajaran sebelumnya, Medieval Kabbalah, di mana penciptaan merupakan wahyu yang diungkapkan. Aliran dinamik krisis-katharsis ini terus berulang sepanjang skema menurut ajaran Lurianik.[1]

Karena Tzimtzum menghasilkan "ruang kosong" di mana dunia rohani dan jasmani (Seder Hishtalshelut|) dan akhirnya "kehendak bebas" ("free will") dapat ada, Allah sering dirujuk sebagai "Ha-Makom" (המקום secara harfiah "Tempat", "Maha-ada"; "Omnipresent") dalam literatur Rabbinik ("Ia adalah sang Tempat Dunia, tetapi Dunia bukan Tempat-Nya."[2]). Dalam penafsiran Kabbalistik, ini menggambarkan paradoks keberadaan dan ketiadaan ilahi yang simultan di dalam kehampaan dan hasil ciptaan. Berkaitan dengan hal tersebut, dalam istilah "Empat Dunia" kata "Dunia" dalam bahasa Ibrani, olam, diambil dari akar kata עלם yang berarti "penyembunyian" (bahasa Inggris:concealment). Etimologi ini bersifat komplementer dengan konsep Tzimtzum, yaitu dunia rohani dan akhirnya semesta jasmani yang dihasilkan, dalam derajat yang berbeda menyembunyikan daya hidup ("lifeforce") rohani yang kekal dari penciptaan. Diminusi progresif Cahaya Ilahi dari dunia ke dunia berikutnya dalam proses penciptaan, juga dirujuk dalam bentuk kata jamak sebagai tzimtzumim sekunder ("kondensasi, penyembunyian, konstriksi" daya hidup yang tidak terhingga jumlahnya). Namun, penyembunyian-penyembunyian berlanjut ini sudah ditemukan dalam ajaran Medieval Kabbalah sebelumnya. Doktrin baru Luria mengemukakan pendapat bahwa penyusutan perdana ("primordial withdrawal"; suatu dilug - lompatan radikal), guna mengaitkan rantai kausal penciptaan dari Yang Kekal, dengan Keberadaan yang fana.[1]

Dalam budaya

Dalam novel karya Yann Martel, Life of Pi, yang dibuat menjadi film tahun 2012, Tsimtsum atau Tzimtzum adalah kapal barang asal Jepang yang peristiwa tenggelamnya menjadi titik penting dalam plot cerita. Kapal ini dikisahkan tenggelam pada malam tanggal 2 Juli 1977 kapal ini tenggelam di Samudera Pasifik saat sedang dalam perjalanan dari Madras menuju Kanada mengangkut penumpang dan hewan dari kebun binatang milik orang tua Pi. Hanya satu sekoci berhasil diturunkan membawa penumpang seekor hyena, seekor zebra yang kakinya patah, seekor orang-utan betina, seekor harimau Royal Bengal seberat 225 kilogram, dan ini kemudian menjadi plot utama seluruh cerita.

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 3 Rabbi Moshe Miller, The Great Constriction, kabbalaonline.org.
  2. ↑ Parshat Vayeitzei: Yalkut Shimoni on the verse "He arrived..." Also, alternate sages in Midrash Bereishit Rabbah 68:9. HaMakom article Diarsipkan 2010-07-05 di Wayback Machine, inner.org

Pustaka

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan