Senin, 19 Oktober 2026
15:19 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global

Tumpang gilir

Bagikan:

Tumpang gilir adalah cara bercocok tanam di mana satu bidang lahan ditanami dengan dua atau lebih jenis tanaman dengan pengaturan waktu panen dan tanam.[1] Pada sistem ini, tanaman kedua ditanam menjelang panen tanaman musim pertama.[1] Contohnya adalah tumpang gilir antara tanaman jagung yang ditanam pada awal musim hujan dan kacang hijau yang ditanam beberapa minggu sebelum panen jagung.[1] Penerapan teknologi tumpang gilir pada lahan kering yang selama hanya satu kali tanam dengan jagung maupun kacang hijau secara monokultur dapat memberi harapan peningkatan intensitas tanam dari satu kali tanam menjadi dua kali tanam.[2] Pelaksanaan tanam tumpang gilir antara jagung dan kacang hijau, adalah untuk memanfaatkan secara maksimal lahan dengan menanam kacang hijau atau kacang-kacangan bagi petani jagung dan menanam jagung terlebih dahulu bagi petani kacang hijau.[2] Pada intinya, prinsip utama dalam tumpang gilir adalah untuk meningkatkan intensitas tanam, guna meningkatkan persentase panen pada satu kesatuan luas lahan yang sama untuk meningkatkan produktivitas lahan.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 "Penerapan Pola tanam". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-06-05. Diakses tanggal 2014-06-01.
  2. 1 2 3 Tumpang gilir[pranala dihapus]
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan