Kamis, 01 Oktober 2026
07:49 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Tuberkulin

Tuberkulin

Bagikan:
Tuberkulin
Pemberian tuberkulin
Data klinis
Nama dagangAplisol, Mantoux, PPD, lainnya
AHFS/Drugs.commonograph
Rute
pemberian
intradermal
Kode ATC
Status hukum
Status hukum
Pengenal
ChemSpider
  • none

Tuberkulin, juga dikenal dengan istilah turunan protein yang dimurnikan, adalah kombinasi protein yang digunakan untuk mendiagnosis tuberkulosis.[1] Proses diagnosis ini dikenal dengan sebutan uji kulit tuberkulin. Tuberkulin disuntikkan ke dalam kulit. Setelah 48 hingga 72 jam, jika muncul area pembengkakan sepanjang lima hingga sepuluh milimeter, orang itu dianggap positif mengidap tuberkulosis.[2]

Efek samping yang dapat muncul meliputi kemerahan, gatal, dan nyeri di tempat penyuntikan.[1] Reaksi alergi dapat pula terjadi. Uji ini mungkin memberikan hasil positif yang salah untuk orang yang sudah pernah divaksinasi dengan BCG atau telah terinfeksi oleh jenis mikobakteria yang lain.[2] Uji ini mungkin juga memberikan hasil negatif yang salah dalam kurun waktu sepuluh minggu setelah infeksi, pada orang yang baru terinfeksi dalam waktu kurang dari enam bulan, dan pada mereka yang sudah terinfeksi selama bertahun-tahun. Penggunaan tuberkulin untuk diagnosis aman untuk wanita hamil.

Tuberkulin ditemukan pada tahun 1890 oleh Robert Koch dari Jerman.[3] Awalnya ia meyakini bahwa ia telah menemukan obat tuberkulosis, tetapi hal ini kemudian terbukti salah. Tuberkulin terbuat dari ekstrak Mycobacterium tuberculosis.[1] Tuberkulin sendiri termasuk ke dalam Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia.[4]

Referensi

  1. 1 2 3 "Tuberculin". The American Society of Health-System Pharmacists. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 Januari 2017. Diakses tanggal 8 Januari 2017.
  2. 1 2 "Tuberculin Skin Testing". www.cdc.gov. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 Januari 2017. Diakses tanggal 8 Januari 2017.
  3. ↑ Evans, Alfred S. (2013). Bacterial Infections of Humans: Epidemiology and Control (dalam bahasa Inggris). Springer. hlm. 605. ISBN 9781475711400. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-01-09.
  4. ↑ World Health Organization (2019). World Health Organization model list of essential medicines: 21st list 2019. Geneva: World Health Organization. hdl:10665/325771. WHO/MVP/EMP/IAU/2019.06. License: CC BY-NC-SA 3.0 IGO.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan