Kamis, 22 Oktober 2026
16:59 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal

Tuanaki

Bagikan:

Tuanaki atau Tuanahe adalah nama sekelompok pulau yang bersifat anekdot, yang sempat menjadi bagian dari Kepulauan Cook. Pulau tersebut terletak di selatan Rarotonga[1] dan membutuhkan dua hari pelayaran dari Mangaia.[2]

Pada 1916, Polynesian Society of Honolulu mencetak ulang sebuah catatan dari seorang pelaut yang berkunjung kesana pada 1842, yang menjelani enam hari bersama dengan penduduk asli. Namun, catatan tersebut ditambahkan bahwa pada dua tahun berikutnya pada 1844, sekelompok misionaris Inggris tak menemukan pulau tersebut.[3] Beberapa penduduk Tuanaki yang telah berimigrasi ke Rarotonga diduga menyelamatkan diri.

Minat untuk memublikasikan kembali kepulauan tersebut kembali muncul pada tahun 1916, dan penjelajah Sir Ernest Shackleton, saat merencanakan Penjelajahan Shackleton-Rowett tahun 1921–1922, menyatakan bahwa salah satu tujuannya adalah menemukan kembali Tuanaki. Penjelajah tersebut menjemput ajal di perairan Atlantik sebelum ia dapat melakukan pencarian serius terhadap kepulauan tersebut.[4]

Pada 1952, Bebatuan Haymet diperkirakan merupakan sisa dari Tuanaki.[5] However, the existence of the Haymet Rocks at some point is unconfirmed as well.

Referensi

  1. ↑ Best, Elsdon (1923). Polynesian Voyagers. the Maori as a Deep-Sea Navigator, Explorer, and Colonizer. Wellington: Dominion Museum. New Zealand Texts Collection.
  2. ↑ Ramsay, Raymond (1972). No Longer on the Map. New York: Viking Press. hlm. 213. ISBN 0-670-51433-0.
  3. ↑ Gill, William Wyatt; Stephenson Percy Smith (1916). Rarotonga Records: Being Extracts from the Papers of the Late Rev. W. Wyatt Gill. The Polynesian Society. hlm. 29–31.
  4. ↑ "Shackleton, Antarctic Explorer, is Dead". The (Spokane) Spokesman-Review. Feb 3, 1922. Diakses tanggal 2012-03-17.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "THE MYSTERY OF TUANAKI ISLAND", Pacific Islands Monthly : PIM, xxii (7): 104, 1952-02-01, ISSN 0030-8722
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan