Rabu, 28 Oktober 2026
08:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Try (rugbi)

Try (rugbi)

Bagikan:
250px-ST_vs_RM92_-_2012-11-01_-_Yoann_Huget-2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Try yang dilakukan oleh Yoann Huget di area gawang untuk mencetak poin pertamanya dengan Stade Toulousain.

Try atau trai adalah salah satu cara mencetak poin dalam olahraga uni rugbi dan liga rugbi. Cara mencetak try adalah dengan membawa bola menyentuh tanah (bola harus menyentuh pemain ketika menyentuh tanah) di area gawang lawan (tepat di garis gawang atau di belakangnya). Try dalam uni rugbi bernilai lima poin, sedangkan dalam liga rugbi bernilai empat poin.

Setelah berhasil mencetak try, tim mendapat kesempatan untuk menambah dua poin melalui tendangan konversi (conversion kick). Tendangan dinyatakan berhasil jika bola melewati atas mistar dan berada di antara tiang gawang.

Try hampir mirip dengan touchdown pada sepak bola Amerika, dengan perbedaan utama try mengharuskan bola menyentuh tanah dan pemain, sedangkan touchdown mengharuskan pemain membawa lari bola atau menangkap lemparan bola di bidang end zone lawan.

Penalti trai

Dalam uni rugbi atau liga rugbi, jika wasit yakin sebuah trai digagalkan oleh cara bertahan yang kasar, wasit boleh memberikan tim yang menyerang sebuah penalti trai. Penalti trai selalu dilakukan di bawah mistar tanpa peduli di mana pelanggaran dilakukan. Dalam uni rugbi, standar yang diterapkan oleh wasit adalah jika trai "kemungkinan" berhasil dicetak. Wasit tidak harus yakin trai benar-benar berhasil dicetak. Dalam liga rugbi, wasit "mungkin memberikan penalti trai jika, menurutnya, trai akan berhasil dicetak, tetapi tim yang bertahan bermain kasar".[1]

Dalam uni rugbi, penalti trai bernilai 7 poin dan tidak perlu ada tendangan konversi.[2]

Referensi

  1. ↑ The International Laws Of The Game, The Rugby Football League (2002), p.13
  2. ↑ Laws of the game Rugby Union, World Rugby (2018)


Ikon rintisan

Artikel bertopik olahraga ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan