Selasa, 13 Oktober 2026
02:46 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Kupu-kupu raja borneo

Kupu-kupu raja borneo

spesies serangga

Bagikan:
Kupu-kupu raja borneo
250px-Troides_andromacheStaudinger%2C_1892.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
CITES Apendiks II (CITES)[2]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Arthropoda
Kelas: Insecta
Ordo: Lepidoptera
Famili: Papilionidae
Genus: Troides
Spesies:
T. andromache
Nama binomial
Troides andromache
(Staudinger, 1892)

Kupu-Kupu raja borneo (Borneo Birdwing) atau nama latinnya disebut Troides andromache merupakan salah satu kupu-kupu yang masuk dalam Daftar Merah IUCN (International Union For Conservation Of Nature) yang berstatus hampir terancam. Dan Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki 2.500 dari 20.000 jenis kupu-kupu di dunia. Salah satu jenis kupu-kupunya adalah kupu-kupu Raja Borneo atau Borneo Birdwing merupakan salah satu kupu-kupu langka yang ada di Indonesia dan juga di Malaysia. Kupu-kupu ini satu dari 20 kupu-kupu yang dilindungi. [3] Kupu-kupu ini di Indonesia biasanya ditemukan di hutan Kalimantan, serta di hutan Sumatera, Kupu-kupu raja borneo ini masuk dalam daftar serangga yang dilindungi di Indonesia sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) LHK No. P20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi. [4]

Morfologi

Kupu-kupu Raja Borneo (Borneo Birdwing) atau nama latinnya disebutTroides Andromache memiliki ciri-ciri yaitu:[5]Lebar sayapnya antara 150-180 mm (betina,sayap belakangnya bergerigi, badanya berwarna hitam dengan tanda kuning di perut, kupu-kupu jantan memiliki sayap atas berwarna hitam dan sayap bawah berwarna kuning dengan pinggiran hitam berbentuk segitiga.Selain itu karakter sisiknya adalah rectangular tipe 1 sampai 7 dan tringularnya tipe 1 sampai 5.[6]

Proses metamorfosis kupu-kupu Raja Borneo sama dengan kupu-kupu pada umumnya yaitu terjadi sekitar 70 hari dimana spesies betina menghasilkan satu sampai lima butir per hari, dengan tingkat keberhasilan pembiakan mencapai 75%. Adapun fasenya adalah: Fase pertama dari telur menjadi ulat memerlukan 10 hari telur berubah menjadi ulat dengan ciri-ciri memiliki corak kuning dan hitam. Fase berikutnya adalah tampilan ulat menjadi lebih besar dimana corak warnanya lebih jelas dengan dominan warna kuning dan bintik hitam. Selanjutnya, bercak hitam pada bagian sayap tampak lebih menonjol dibandingkan warna kuning. Ini memakan waktu sekitar 10 hari dengan ukuran tubuh pada ulat lebih besar. Kemudian warna kuning pada bagian tubuh sudah tidak terlihat, karena telah berubah menjadi coklat. Ulat kemudian menggantung mengeluarkan serat tali, dan bersiap menjadi kepompong, Terakhir adalah dari kepompong butuh waktu dua hari untuk menjadi kupu-kupu raja. Mereka kemudian hidup selama 23 hari serta membutuhkan waktu 1-2 jam untuk belajar terbang.[7]

Referensi

  1. ↑ Böhm, M. (2020). "Troides andromache". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2020 e.T22301A177265852. doi:10.2305/IUCN.UK.2020-3.RLTS.T22301A177265852.en. Diakses tanggal 12 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Appendices | CITES". cites.org. Diakses tanggal 2022-01-14.
  3. ↑ alamendah (2011-02-28). "Jenis dan Gambar Kupu-kupu Langka dan Dilindungi". Alamendah's Blog. Diakses tanggal 2026-02-16.
  4. ↑ [email protected]. "Peraturan Lingkungan Hidup dan Kehutanan - [jdih.menlhk.go.id]". Peraturan Lingkungan Hidup dan Kehutanan - [jdih.menlhk.go.id] (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-02-18.
  5. ↑ "Client Challenge". id.scribd.com. Diakses tanggal 2026-02-16.
  6. ↑ "Client Challenge". id.scribd.com. Diakses tanggal 2026-02-19.
  7. ↑ Rohman, Fatchur (2019). Bioekologi Kupu-kupu (PDF). Malang: Universitas Negeri Malang. hlm. 9. ISBN 978-602-470-160-4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan