Kamis, 29 Oktober 2026
14:55 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Triplopogon

Triplopogon

genus tumbuh-tumbuhan

Bagikan:
Triplopogon
250px-Triplopogon_ramosissimus_168516048.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Triplopogon ramosissimus
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Monocots
Klad: Commelinids
Ordo: Poales
Famili: Poaceae
Subfamili: Panicoideae
Supertribus: Andropogonodae
Tribus: Andropogoneae
Subtribus: Ischaeminae
Genus: Triplopogon
Bor
Spesies:
T. ramosissimus
Nama binomial
Triplopogon ramosissimus
(Hack.) Bor
Sinonim
  • Ischaemum ramosissimum Hack.
  • Sehima ramosissimum (Hack.) Roberty
  • Ischaemum spathiflorum Hook.f.
  • Trachypogon fasciculatus Munro ex Hook.f.
  • Sehima spathiflorum (Hook.f.) Blatt. & McCann
  • Triplopogon spathiflorus (Hook.f.) Bor (spesies tipe)[1]

Triplopogon adalah genus tanaman dalam suku rumput-rumputan (Poaceae).[2][3][4] Satu-satunya spesies yang diketahui adalah Triplopogon ramosissimus, yang merupakan tanaman asli Maharashtra, India.

Referensi

  1. ↑ Tropicos, Triplopogon Bor
  2. ↑ Bor, Norman Loftus. 1954. Notes on Asiatic grasses: XV. Triplopogon Bor, a new genus of Indian grasses. Kew Bulletin 9(1): 51–56
  3. ↑ Grassbase - The World Online Grass Flora
  4. ↑ Karthikeyan, S., Jain, S.K., Nayar, M.P. & Sanjappa, M. (1989). Florae Indicae Enumeratio: Monocotyledonae: 1-435. Botanical Survey of India, Calcutta.


Ikon rintisan

Artikel bertopik Panicoideae ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan