Rabu, 23 September 2026
16:53 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Trekboer

Trekboer

330px-Daniell_Trekboer.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Trekboer.

Dalam sejarah Afrika Selatan, Trekboer (pelafalan: /ˈtrɛkbr/) adalah kelompok peternak nomaden yang merupakan keturunan pemukim Eropa di perbatasan Koloni Tanjung Belanda. Trekboer mulai bermigrasi ke daerah pedalaman pada akhir abad ke-17 dan selama abad ke-18. Beberapa kota yang mereka dirikan adalah Paarl (didirikan tahun 1688), Stellenbosch (didirikan tahun 1679) dan Franschhoek (didirikan tahun 1688). Di dalam kelompok Trekboer terdapat pula keluarga-keluarga campuran yang memiliki darah Khoikoi dan telah tergabung dalam kelas ekonomi burgher di Afrika Selatan.

Tujuan mereka bermigrasi ke utara dan timur adalah untuk mencari lahan yang lebih subur untuk hewan ternak mereka dan juga untuk menghindari kekuasaan Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) yang dianggap otoriter. Mereka merasa bahwa VOC adalah institusi yang korup dan tidak peduli dengan kepentingan para burgher (yang merupakan kelas sosial sebagian besar kelompok Trekboer).[1] Walaupun VOC mencoba menghentikan mereka, wilayah perbatasan Koloni Tanjung masih tetap terbuka dan pemerintah di Kaapstad tidak dapat menjaga perbatasan koloni.[1][2]

Catatan kaki

  1. 1 2 L'Ange, Gerald (2005). The White Africans: From Colonisation to Liberation. Cape Town: Jonathan Ball Publishers. hlm. 524. ISBN 1-86842-219-4.
  2. Giliomee, Hermann (2003). The Afrikaners: Biography of a People. Cape Town: Tafleburg Publishers Limited. hlm. 31–34. ISBN 0-624-03884-X.


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan