Kamis, 01 Oktober 2026
21:09 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti
Tongyangxi

Tongyangxi

Tradisi perjodohan di Tiongkok masa pra-sejarah

Bagikan:
%E6%98%8E%E4%BB%A3%E7%AB%A5%E5%85%BB%E5%AA%B3%E5%A9%9A%E4%B9%A6.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Surat nikah tongyangxi di masa dinasti Ming (1588).

Tongyangxi (Hanzi tradisional:童養媳; Hanzi sederhana:童养媳; Pinyin:tóngyǎngxí) atau disebut Pernikahan Shim-pua, dalam dialek Min Nan disebut (Hanzi:媳婦仔; Pe̍h-ōe-jī:sin-pū-á atau sim-pū-á dan transkripsi fonetik Hokkien menggunakan aksara Han ditulis 新婦仔), adalah tradisi perjodohan yang berasal dari zaman Tiongkok pramodern. Sebuah keluarga akan mengadopsi anak perempuan pra-remaja sebagai calon pengantin untuk salah satu dari anak laki-laki mereka yang pra-remaja (biasanya bayi), kemudian kedua anak tersebut akan dibesarkan bersama.[1][2]

Terjemahan langsung dari kata "sim-pu-a" dalam bahasa Hokkien Taiwan berarti "menantu perempuan kecil", aksara "sim-pu" (Hanzi tradisional:媳婦; Hanzi sederhana:媳妇; Pinyin:xífù) berarti "menantu perempuan" dan karakter partikel "a" (Hanzi:阿; Pinyin:ā atau Hanzi:仔; Pinyin:zǐ; Pe̍h-ōe-jī:á) bermakna "kecil". Istilah dalam bahasa Mandarin adalah "tongyangxi" (Hanzi tradisional:童養媳; Hanzi sederhana:童养媳) secara harfiah "(童) anak (養) dibesarkan (媳) menantu perempuan" dan dalam bahasa Inggris diterjemahan menjadi "child bride" (pengantin anak).

Referensi

  1. ↑ Wolf 1980, hlm. 2. sfn error: tanpa target: CITEREFWolf1980 (bantuan)
  2. ↑ Sa 1985, hlm. 292–294. sfn error: tanpa target: CITEREFSa1985 (bantuan)
Ikon rintisan

Artikel bertopik budaya ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan