Kamis, 22 Oktober 2026
15:13 WIB
TERKINI
Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal

Tommy J. Pisa

penyanyi laki-laki asal Indonesia

Bagikan:
Artikel ini memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya. (Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini)
     Templat:Butuh penyuntingan lanjut
Artikel ini memiliki bagian pembuka yang mungkin tidak cukup meringkas isinya. Diskusi terkait dapat dibaca pada halaman pembicaraan. Untuk mematuhi pedoman bagian pembuka Wikipedia, harap pertimbangkan untuk memodifikasi pembuka untuk memberikan ikhtisar yang mudah dipahami dari poin-poin kunci artikel sedemikian rupa sehingga dapat berdiri sendiri sebagai versi singkat dari artikel tersebut. (Maret 2024)
Artikel biografi ini berkualitas rendah karena ditulis menyerupai resume atau daftar riwayat hidup (Curriculum Vitae). Tolong bantu perbaiki agar netral dan ensiklopedis. (Maret 2024)
Artikel ini ditulis seperti autobiografi atau telah beberapa kali disunting oleh subjek atau oleh seseorang yang berhubungan dekat dengan subjek. Artikel ini memerlukan penyuntingan lebih lanjut agar memenuhi ketentuan netralitas artikel. Silakan diskusikan di halaman pembicaraannya. (Maret 2024) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
60px-Unbalanced_scales.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kontributor utama artikel ini tampaknya memiliki hubungan dekat dengan subjek. Artikel ini mungkin perlu dirapikan agar mematuhi kebijakan konten Wikipedia, terutama dalam hal sudut pandang netral.
Silakan dibahas lebih lanjut di halaman pembicaraan artikel ini.
(Maret 2024) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia.
Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.
(Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Tommy J. Pisa
Lahir1 September 1954 (umur 72)
Genre
PekerjaanPenyanyi
Tahun aktif1979–sekarang
Label

Raden Muhammad Thomas Djamal Faizal (lahir 01 September 1954) atau yang lebih dikenal dengan Tommy J. Pisa adalah penyanyi pop era 80-an yang ternama di tanah air.[1]

Biografi

Karier Tommy dimulai dari mengisi acara di TVRI dan menjadi juara 1 ajang musik Sumatera Selatan. Rezeki dan keberuntungan Tommy datang selepas dia hijrah ke Jakarta tahun 1974 yang hanya bermodalkan ijazah SMP. Ia mendapatkan tawaran masuk dapur rekaman dari produser Topi Nada Record dan penyanyi Endang S Taurina usai menyumbangkan suaranya di salah satu acara pernikahan di Jakarta.[1]

Setelah lulus kuliah, Tommy berhasil mengeluarkan album pertama yang bertajuk Dia yang Kutunggu. Namun sebelum albumnya beredar dia diminta mengganti nama panggung. Akhirnya dia mengambil nama Tommy J Pisa. J itu dari Jose, Pisa itu Menara Pisa Italia, tempat asal Jose. Tommy identik dengan lagu-lagu slow dengan cara bernyanyi menyerupai Ebiet G. Ade

Selama berkarier di dunia musik Indonesia, Tommy J Pisa sudah mengeluarkan 20 album, pada literatur lain menyebutkan lebih dari 50 album

Beberapa lagu hits di antaranya adalah Suratan, Di Sini Di Batas Kota Ini, Surat untuk Kekasih, Biarkan Aku Menangis (karya Zahir C. Lubis, 4 Juli 1957 - 14 Juni 2022), Biar Kucari Jalanku dan masih banyak lagi lagu yang hits pada kala itu.

Tommy J. Pisa merupakan alumni Universitas Jayabaya. Selain memiliki suara khas, ia juga sempat terjun ke dunia seni peran dengan berakting di film berjudul Kamus Cinta Sang Primadona (1988). Tommy J Pisa yang malang melintang di tahun 1980 hingga 1990an, mengusung genre pop. Penyanyi dengan suara klasik ini memang banyak dikenal karena lagu-lagunya yang kebanyakan bernuansa galau, bahkan sempat disematkan gelar 'Raja Galau' kepadanya.

Ia mampu mempertahankan kepopulerannya hingga 10 tahun lebih di tengah-tengah munculnya bintang-bintang baru. Tipsnya, dia menjalani kehidupan ini apa adanya tanpa banyak beban serta banyak silaturahmi.

Karier

Setelah mengawali karier musik pada tahun 1981 dalam album perdana “Dia Yang Kutunggu”, Tommy J Pisa tahun itu juga merilis dua album, yaitu, Cinta & Harapan dan Biarkan Aku Menangis.

Setelah itu, Tommy merilis album kompilasi The Best of Tommy J Pisa yang berisi 10 lagu. Dia juga pernah merilis tiga album dangdut. Album tersebut berjudul Nasib Pengamen, Dia Sahabat Karibku, dan Air Mata Perpisahan.

Penyanyi yang akhirnya melahirkan 17 Album Dangdut ini juga pernah menyabet penghargaan Lagu terlaris saat itu yakni 6 Piringan Emas. Serta sering di undang untuk tampil di negara-negara tetangga seperti Malaysia,Thailand dan Singapura.

Tommy J. Pisa menikah dengan Maryani Yani pada 1983. Maryani meninggal dunia pada 6 November 2015 di usianya yang ke-51 tahun.

Diskrografi

Album

  1. Dia Yang Kutunggu (1981)
  2. Episode Sebuah Cinta (1982)
  3. Sebuah Nama Yang Indah (1983)
  4. Bukan Salahku Bukan Salahmu (1984)
  5. Hilangnya Seorang Gadis (1984)
  6. Senja Nan Merah (1985)
  7. Biar Kucari Jalanku (1985)
  8. Cinta & Harapan (1986)
  9. Biarkan Aku Menangis (1986)
  10. Disini Cintaku Bersemi (1987)
  11. Suratan (1987)
  12. Di Batas Kota Ini (1988)
  13. Surat Untuk Kekasih (1988)
  14. Tragedi Pengantin Remaja (1989)
  15. Hatiku Tertutup Sudah (1989)
  16. Angela (1990)
  17. Elissa (1991)
  18. Janji Manismu (1992)
  19. Sudah Suratan (Sepucuk Surat Undangan) (1993)
  20. Aku Bukan Hambamu (1993)
  21. Bandara Cinta (1994)
  22. Sarah (1995)
  23. Rindu Bayangan (1999)
  24. Biarkan Aku Pergi (2002)
  25. Dia Diantara Kita (2004)
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.

Referensi

  1. 1 2 Febriani, Prih (2024-04-21). "Apa Kabar Penyanyi Senior Tommy J Pisa?". detikhot. Diakses tanggal 2024-07-08.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi penyanyi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan