Jumat, 09 Oktober 2026
06:30 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Toksokariasis

Toksokariasis

Bagikan:
250px-Canine_roundworm_1.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Toxocara canis

Toksokariasis adalah penyakit parasit yang disebabkan oleh cacing Toxocara canis atau Toxocara cati.

Hospes dan distribusi

Hospes atau inang dari cacing Toxocara adalah anjing (T. canis) dan kucing (T. cati). Pada manusia, cacing ini dapat hidup sebagai parasit dan disebut parasit pengembara, menyebabkan penyakit yang disebut visceral larva migrans (pengembaraan larva di jaringan tubuh).

Penyakit ini bersifat kosmopolit, ditemukan juga di Indonesia.

Morfologi

250px-Toxocara_canis.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Telur Toxocara canis

Toxocara canis jantan berukuran 3,6-8,5 cm, betina sekitar 5,7-10 cm. Toxocara cati jantan sekitar 2,5-7,8 cm dan betina 2,5 - 14cm. Bentuknya mirip Ascaris lumbricoides.

Pada bagian kepala terdapat struktur seperti sayap yang disebut cephalic alae.

Siklus hidup

Siklus hidup pada anjing atau kucing serupa dengan siklus askariasis pada manusia. Pada manusia, larva tidak akan menjadi dewasa dan hanya mengembara di jaringan tubuh.

Patologi klinik

Pada manusia, visceral larva migrans secara umum menyebabkan demam, eosinofilia, dan hepatomegali.

Cara diagnosis

Cara diagnosis toksokariasis sulit karena cacing ini tidak menjadi dewasa, maka dari itu harus dilakukan tes immunologis atau biopsi jaringan.

Pengobatan

Pengobatan toksokariasis dapat dilakukan dengan dietil karbamasin dan tiabendazol.

Referensi

  1. Gandahusada, Srisasi, Prof. dr. 2006. Parasitologi Kedokteran. Jakarta:Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
  2. Padmasutra, Leshmana, dr. 2007. Catatan Kuliah:Toxocara canis et cati. Jakarta:Fakultas Kedokteran Unika Atma Jaya Jakarta.
Felinologi
Kesehatan
Perawatan
Penyakit
Perilaku
Interaksi manusia
–kucing
Pendaftaran
Ras
(Daftar lengkap)
(Ras percobaan)
Domestik
Hibrida
Ras lokal
Topik terkait
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan